Ilustrasi KPK. Media Indonesia.
Ilustrasi KPK. Media Indonesia.

KPK Harus Terus Dikawal Secara Kritis

Nasional kpk
Dhika Kusuma Winata • 27 Oktober 2019 17:37
Jakarta: Masa jabatan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi Jilid IV segera berakhir. Di tengah situasi tak menentu terkait dengan transisi pemberlakuan UU KPK hasil revisi, pimpinan KPK periode 2015-2019 menyatakan upaya pemberantasan korupsi harus tetap jalan dan dikawal secara kritis.
 
"Jangan lelah melawan korupsi, itu yang utama," kata Ketua KPK Agus Rahardjo dilansir dari Media Indonesia, Minggu, 27 Oktober 2019.
 
Pascapemberlakuan UU KPK yang baru, Komisi Antirasuah tetap melakukan sejumlah penindakan sesuai ketentuan lama sebelum revisi. Sebab, dewan pengawas belum terbentuk. KPK tetap melakukan sejumlah operasi tangkap tangan antara lain terhadap Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang diduga melakukan korupsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agus mengakui pimpinan saat ini belum bisa membayangkan kerja-kerja KPK ke depan dalam penindakan. Bisa jadi, kata dia, operasi tangkap tangan akan berkurang dan pencegahan lebih dikedepankan.
 
"Mungkin ke depan OTT akan berkurang. Justru mungkin kasus-kasus lebih besar akan didalami meski memerlukan waktu yang lama. Misalnya, seperti yang dilakukan KPK saat ini mendalami mafia migas," kata dia.
 
Pimpinan KPK jilid V periode 2019-2023 juga ditantang menjawab skeptisisme publik soal masa depan pemberantasan korupsi. Menurut Agus, tidak ada salahnya menaruh harapan pada pimpinan baru Komisi Antirasuah yang akan datang. Dia meminta publik terus mengawasi KPK agar tidak salah jalur dalam memberantas korupsi.
 
Agus mengakui KPK di bawah kepemimpinannya pada masa awal juga menghadapi sikap pesimistis dari publik. Namun, anggapan itu perlahan bisa tergerus dengan kerja komisi yang membongkar sejumlah kasus besar, dan menjerat tokoh-tokoh penting seperti figur menteri dan pimpinan partai politik.
 
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata yang kembali terpilih sebagai komisioner periode 2019-2023, tidak mempersoalkan keraguan publik yang muncul terhadap pimpinan KPK baru. Dia justru menyambutnya dan meminta masyarakat terus memelototi kerja KPK. Hal itu dibutuhkan agar komisi tetap bisa mendapat kepercayaan masyarakat.
 
"Pesimisme yang muncul di masyarakat justru bagus karena KPK dengan pimpinan baru diharapkan nantinya lebih terpacu untuk menunjukkan kinerja," ujar Alex.
 
Hal senada juga disampaikan Komisioner KPK lainnya Laode M Syarif. Dia tak ragu menyebut Komisi Antirasuah membutuhkan kritik. Sebaliknya, dukungan publik juga tetap diperlukan dalam kerja-kerja komisi membongkar kasus korupsi.
 
"Kalau KPK ada yang salah memang harus dikritik agar jalannya tetap lurus tidak tergelincir," kata dia.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif