Terpidana kasus korupsi pengurusan perkara di PN Jakarta Utara, Rohadi,
Terpidana kasus korupsi pengurusan perkara di PN Jakarta Utara, Rohadi,

Eks Panitera PN Jakarta Utara Rohadi Ajukan PK

Nasional kasus suap
Fachri Audhia Hafiez • 24 Oktober 2019 21:38

Jakarta: Terpidana kasus korupsi pengurusan perkara di PN Jakarta Utara, Rohadi, mengajukan upaya hukum peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA). Rohadi merupakan mantan Panitera PN Jakarta Utara yang terlibat dalam pengurusan perkara suap yang menjerat artis Saiful Jamil.

"Melalui PK ini saya mohon keadilan, saya hanya penghubung tidak bisa memutus apa-apa. Saya panitera pengganti, tapi dalam perkara (Saiful Jamil) ini bukan (sebagai) panitera," kata Rohadi di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 24 Oktober 2019.

Rohadi menilai hukumnya terlalu berat apabila merujuk pada perannya yang mengklaim hanya menjadi perantara. Hal itu menurutnya berdasarkan keterangan saksi dan ahli dalam persidangan kasusnya dahulu.

"Padahal saya bukan panitera, bukan hakim,bukan ketua pengadilan, tapi harus menelan pil pahit ini tujuh tahun," ujar Rohadi.

Padahal, Rohadi mengakui pada putusan pengadilan ia merupakan pelaku utama. "Di dalam putusan pidana nomor 77 pidsus tahun 2016, saya pelaku utama," ujar Rohadi.

Pada 2016, Rohadi telah divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider tiga bulan kurungan. Rohadi dinilai terbukti menerima suap Rp50 juta untuk pengurusan majelis hakim dan Rp250 juta untuk mengatur agar Saipul Jamil divonis ringan oleh majelis hakim PN Jakarta Utara. Rohadi menerima uang tersebut bersama dengan majelis hakim perkara Saipul Jamil, Ifa Sudewi.


 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif