Menteri ESDM Arifin Tasrif (tengah) dan Kapolri Idham Aziz (kiri) komitmen mengawal pendistribusian BBM. Foto: Sigit Kurniawan/Antara
Menteri ESDM Arifin Tasrif (tengah) dan Kapolri Idham Aziz (kiri) komitmen mengawal pendistribusian BBM. Foto: Sigit Kurniawan/Antara

Satgas Kuda Laut Akan Mengawasi Distribusi BBM

Nasional bbm
Juven Martua Sitompul • 09 Januari 2020 13:46
Jakarta: Kapolri Jenderal Idham Azis membentuk Satgas Kuda Laut. Satgas pimpinan Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo itu bertugas mengawasi penyediaan dan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM).
 
“Saya membawa banyak pejabat utama Polri dalam acara ini, juga membentuk Satgas Kuda Laut yang langsung dipimpin Kabareskrim. Anggotanya Wakabaharkam dan Kakorbrimob sebagai bentuk keseriusan Polri mengawal pendistribusian BBM agar tepat sasaran,” kata Idham di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis, 9 Januari 2019.
 
Menurut Idham, pengawasan terhadap penyediaan dan pendistribusian BBM lebih ditekankan pada aspek pencegahan. Polisi akan mengambil langkah hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan jika ditemukan pelanggaran atau penyimpangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saya tugaskan Kapolda dan Kapolres untuk benar-benar awasi pendistribusian BBM. Satgas Kuda Laut yang dibentuk di tingkat pusat juga harus optimal mengawal seluruh BBM dapat terdistribusi dengan baik,” tegas Idham.
 
Menteri ESDM Arifin Tasrif memastikan pemerintah berkomitmen melayani penyediaan dan pendistribusian BBM dengan baik. Dia menyebut pengawasan pendistribusian sangat penting, khususnya saat hari-hari besar dan libur nasional.
 
“Sebagai komoditas vital dan mengusai hajat hidup orang banyak, pemerintah wajib menjamin ketersedian dan kelancaran pendistribusian BBM sebagaimana amanat UU Migas,” kata Arifin.
 
Arifin mengakui kerja sama ini buntut dari penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) minyak solar melebihi batas kouta pada 2019.
 
Kementerian ESDM perlu mengambil langkah taktis dan strategis dengan penguatan dan efektivitas pengawasan distribusi BBM di seluruh wilayah Indonesia. Pengawasan ini diharapkan mampu menekan impor BBM sehingga defisit neraca perdagangan migas dapat diperbaiki.
 

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif