Ilustrasi KPK. Media Indonesia.
Ilustrasi KPK. Media Indonesia.

KPK Tetapkan Tersangka Baru Kasus Suap Gubernur Kepri

Nasional kasus suap
Juven Martua Sitompul • 12 September 2019 14:02
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan seorang pihak swasta, Kock Meng, sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nonaktif Nurdin Basirun. Kock Meng diduga sebagai pemberi suap.
 
“Dalam pengembangan perkara, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup tentang keterlibatan pihak lain, dan meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan KMN (Kock Meng) sebagai tersangka,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 12 September 2019.
 
Kock Meng dibantu Abu Bakar, pihak swasta, yang juga berstatus tersangka diduga mendahalui pengajuan izin prinsip Pemanfaatan Ruang Laut di Tanjung Piayu, Batam, kepada Nurdin selaku Gubernur Kepri. Ada tiga izin yang diajukan Kock Meng.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada Oktober 2018, rencana proyek pembangunan resort seluas lima hektare. Pada April 2019, rencana proyek pembangunan reklamasi seluas 1,2 hektare. Terakhir, pembangunan resort seluas 10,2 hektare pada Mei 2019.
 
Padahal, peruntukan area itu seharusnya untuk budidaya dan termasuk kawasan hutan lindung (hutan bakau). Hal tersebut kemudian diakal-akali agar diperuntukan kegiatan pariwisata dengan membagi wilayah menjadi 2 hektare untuk budidaya, dan selebihnya membangun keramba ikan di bawah restoran dan resort.
 
“Ketiga izin tersebut telah terbit dengan luas total 16,4 hektare,” kata dia.
 
Sebagai imbalan atas penerbitan izin itu, Kock Meng dan Ahu Bakar memberikan pada Nurdin, Edy Sofyan, dan Budi Hartono. Pemberian pertama sebanyak Rp45 juta dan SGD5 ribu pada Mei 2019.
 
“Kedua pada Juli 2019 sebesar SGD6 ribu untuk pengurusan data dukung syarat reklamasi,” pungkasnya.
 
Penetapan tersangka Kock Meng merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap terkait izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, serta proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepri Tahun 2018-2019. KPK lebih dulu menetapkan empat orang tersangka yakni Nurdin, Abu Bakar, Edy Sofyan, dan Budi Hartono.
 
Kock Meng selaku pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif