Azas Tigor Nainggolan, selaku pihak yang menggugat black out pemadaman listrik pada 4 Agustus 2019. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Azas Tigor Nainggolan, selaku pihak yang menggugat black out pemadaman listrik pada 4 Agustus 2019. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Gugatan Black Out ke PLN Berujung Mediasi

Nasional pemadaman listrik
Fachri Audhia Hafiez • 17 September 2019 15:33
Jakarta: Pihak penggugat Azas Tigor Nainggolan dan tergugat PT PLN sepakat mediasi dalam gugatan black out pemadaman listrik pada 4 Agustus 2019. Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menunjuk mediator dari unsur hakim.
 
"Kami menunjuk Pak Kartim Khaerudin (Hakim PN Jakarta Selatan) untuk menjadi mediator. Nanti diarahkan panitera untuk bertemu dengan pihak mediator. Majelis membuka perkara setelah mendapat laporan hasil mediasi," kata Ketua Majelis Hakim Toto Ridarto di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Selasa, 17 September 2019.
 
Mediasi akan dilakukan selama satu bulan. Lama waktu mediasi ini merujuk pada Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2016. Majelis hakim berharap pihak-pihak terkait dapat memenuhi proses mediasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tigor tak masalah bila gugatannya selesai di luar persidangan. Asalkan, PLN mau menerima gugatannya.
 
Pokok gugatan yang dilayangkan Tigor di antaranya meminta PLN mengakui kesalahannya melakukan perbuatan melawan hukum saat black out beberapa waktu lalu. Meminta maaf ke publik dan membayar ganti rugi kepada Tigor sejumlah Rp6.500.
 
"Nilai Rp6.500 itu itungannya gini. Saya kan pada 4 Agustus itu menunggu kereta mau balik ke Jakarta. Saya ada di sana (Bogor) dari 13.00 WIB sampai 20.00 WIB, enggak ada kepastian karena listrik mati. Saya minta diganti aja Rp6.500 biaya tol saya dari Bogor ke Jakarta," jelas Tigor..
 
Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) itu menekankan tujuan gugatannya itu bukan atas besaran ganti rugi. PLN dinilai melakukan perbuatan melawan hukum pada pemadaman listrik yang merugikan publik.
 
"Dia (PLN) lalai tidak melakukan kewajibannya melakukan pengawasan dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat," ujar Tigor.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif