Ilustrasi Polri. Medcom.id
Ilustrasi Polri. Medcom.id

Bripda Nesti Segera Diberhentikan

Nasional terorisme
Kautsar Widya Prabowo • 09 Oktober 2019 21:53
Jakarta: Kepolisian Republik Indonesia segera memberhentikan anggota Polda Maluku Utara Bripda Nesti Ode Samili (NOS). Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan pihaknya tak menoleransi paham radikalisme.
 
"Ada prosedur kode etik, pastinya kita rekomendasikan diberhentikan," ujar Asep di Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 9 Oktober 2019.
 
Rekomendasi pemberhentian ini didasari bukti kuat bahwa Bripda Nesti telah terpapar paham radikalisme. Hal itu dikonfirmasi saat tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap Nesti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Oknum anggota polwan ini sudah dua kali diamankan karena diduga terpapar radikalisme," kata Kepala Bagian Penerangan Masyarakat (Kabagpenum) Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 3 Oktober 2019.
 
Pada pertengahan Mei 2019, Nesti pernah ditangkap jajaran Polda Jawa Timur di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur. Nesti menggunakan identitas palsu dan dilaporkan meninggalkan tugas tanpa izin atau desersi. Akhirnya, dia dikembalikan ke Polda Maluku Utara untuk dibina.
 
Insiden itu terulang pada 26 September 2019, Nesti sebulan desersi. Polda Maluku Utara kemudian memasukkan nama Nesti ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Nesti pun ditangkap Densus 88 di Salatiga, Jawa Tengah.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif