Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Polisi Verifikasi Kasus ASABRI

Nasional ASABRI
Siti Yona Hukmana • 23 Januari 2020 12:53
Jakarta: Polisi sudah mulai melakukan verifikasi kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI).Perusahaan pelat merah ini juga diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
 
"Kita masih verifikasi, kita masih cari informasi," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Argo Yuwono di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020.
 
Menurut dia, Korps Bhayangkara sedang menunggu laporan BPK. Untuk sementara, BPK menaksir kerugian negara di kasus ASABRI mencapai Rp16 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tentunya nanti BPK yang menyerahkan, apakah ke aparat penegak hukum (APH), kejaksaan, kepolisian, tunggu saja," jelas jenderal bintang satu itu.
 
Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan turun tangan dalam kasus PT ASABRI. Lembaga Antirasuah itu bakal berkoordinasi dengan BPK.
 
"BPK akan lakukan audit, kemudian kita melakukan penyelidikan," kata pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri, Kamis, 16 Januari 2020.
 
Dugaan korupsi PT ASABRI diungkap Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Badan usaha milik negara (BUMN) itu diduga mengelola dana personel TNI dengan berinvestasi di saham-saham yang kualitasnya tidak bagus alias gorengan.
 
Selain ASABRI, kasus saham gorengan juga menyandung PT Asuransi Jiwasraya. Dalam kasus itu, Kejaksaan Agung menetapkan lima tersangka, yang terdiri dari tiga mantan petinggi ASABRI dan dua dari swasta.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif