Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Antisipasi BNPT Hadapi Teroris Lone Wolf

Nasional terorisme Teror Teroris Penegakan Hukum radikalisme BNPT
Siti Yona Hukmana • 28 Januari 2022 11:20
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengantispasi kehadiran teroris lone wolf atau pelaku teror yang bergerak sendiri di Tanah Air. Antisipasi dilakukan dengan strategi kesiapsiagaan nasional. 
 
"Dalam konteks ini dikhususkan adalah kesiapsiagaan ideologi, kegiatannya melakukan 'vaksinasi' ideologi, karena ideologi radikal teroris ini adalah virus, virus ideologi radikal atau ideologi takfiri," kata Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Ahmad Nurwakhid kepada Medcom.id, Jumat, 28 Januari 2022. 
 
Menurut Ahmad, tindakan itu bisa dilakukan melalui penanaman nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, dan penanaman wawasan nasionalisme dengan pendekatan agama yang kafah dan moderat. Sehingga, masyarakat tidak mudah terpapar dengan ajaran radikalisme. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Antisipasi kedua, lanjut Ahmad, melakukan kontra radikalisasi, kontra ideologi, kontra propaganda dan kontra narasi melalui dunia maya. Kemudian, melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait maupun segenap elemen bangsa.
 
Ahmad menyebut BNPT membentuk roadmap dan strategi kebijakan dengan konsep pentahelix. Yakni, pelibatan lima kelompok besar dalam strategi kinerja penanggulangan radikalisme dan terorisme.
 
Baca: Sahroni Minta BNPT Cegah Radikalisme di Berbagai Lini
 
Pertama, kerja sama dengan unsur pemerintahan. Ahmad mengaku BNPT telah meneken nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan 46 kementerian/lembaga untuk penanggulangan radikalisme dan terorisme. Salah satunya, menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB)
 
"Untuk mencegah lone wolf tadi, karena paparannya di dunia maya kita bekerja sama dengan Kominfo untuk melakukan take down akun-akun media yang intoleran radikal.
 
Sementara itu, kerja sama dengan Kemenpan RB dilakukan dengan profiling atau screening ASN. Kemudian, memutus jalur logistik, pendanaan, dukungan donasi, dan sebagainya.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif