Kepala Bagian Penerangan umum (Kabagpenum) Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra. Foto: Medcom.id/Cindy
Kepala Bagian Penerangan umum (Kabagpenum) Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra. Foto: Medcom.id/Cindy

Polri Gandeng Asing Usut Penembakan Mahasiswa

Nasional demo massa Demonstrasi Mahasiswa
Cindy • 07 Oktober 2019 20:03
Jakarta: Temuan tiga selongsong peluru terkait tewasnya mahasiswa Universitas Halu Oleo, Immawan Randi, akan dibawa ke luar negeri. Bukti proyektil yang mengenai kaki ibu hamil, Putri, di Sulawesi Tenggara (Sultra) juga ikut diperiksa.
 
"Proyektil akan diperiksa ke Belanda dan Australia," kata Kepala Bagian Penerangan umum (Kabagpenum) Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 7 Oktober 2019.
 
Asep menyebut pemeriksaan melibatkan tenaga internasional demi memastikan penyebab kematian Randi. "Kita berharap secara teknologi akan mendapatkan hasil konkret dan nyata," sambung Asep.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Polri masih menyelidiki kaitan penembakan dua mahasiswa dan ibu hamil di Kendari, Sultra. Penembakan memiliki kesamaan waktu.
 
"Tiga kilometer atau dua kilometer jarak rumah (ibu hamil, Putri) tersebut dari lokasi (aksi) dan (arah tembakan) dari atas," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 27 September 2019.
 
Iqbal menyebut uji balistik diperlukan untuk mengetahui arah tembakan peluru, baik tembakan ke arah mahasiswa saat aksi maupun menyasar ke rumah Putri. Dari sana, bisa diketahui apakah peluru berasal dari sumber yang sama.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif