Gerindra Minta Polisi yang Menembak Anggotanya Diproses Hukum

Rizky Dewantara 21 Januari 2018 09:29 WIB
penembakan
Gerindra Minta Polisi yang Menembak Anggotanya Diproses Hukum
Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman. MI
Bogor: Partai Gerindra meminta kepolisian memproses hukum anggota Brimob Briptu Achmad Ridho Sayidas Suhur yang menembak kadernya, Fernando Alan Joshua Wowor. Polri diminta bersikap profesional dan netral dalam menangani kasus ini.

"Kami akan serius mengadvokasi masalah ini sampai di manapun, kami akan mencari keadilan. Untuk menangkap dan dipores secara hukum pelaku penembakan itu," ujar Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman, saat dihubungi, Sabtu, 20 Januari 2018.

Baca: Seorang Warga Tewas Tertembak saat Berkelahi dengan Anggota Brimob


Ridho dan Fernando diketahui terlibat perkelahian di parkiran tempat hiburan malam Lipss Club dan Karaoke, Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Saat perkelahian terjadi, Ridho tanpa sengaja meletuskan senjata api yang dibawanya. Letusan itu kemudian mengenai Fernando dan kader Gerindra itu tewas seketika.

Sementara itu, Ridho pun lantas menjadi bulan-bulanan teman-teman Fernando yang ada di lokasi kejadian. Ridho dikeroyok hingga kritis. Ia kini telah dirawat di Rumah Sakit Kramatjati, Jakarta Timur.

Baca: Anggota Brimob Penembak Kader Gerindra Dikeroyok

Habiburokhman mengatakan, pihaknya telah melaporkan kasus penembakan ini ke Polresta Bogor. "Kami membuat laporan ke Sentral Pelayanan Kepolisian (SPKT) dan Profesi dan Pengamanan (Propam) Polresta Bogor," kata dia.




(AZF)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360