Ilustrasi KPK. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Ilustrasi KPK. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

KPK Kembali Selisik Dugaan Korupsi Kegiatan Fiktif di Kementerian ESDM

Nasional KPK kasus korupsi Kementerian ESDM
Candra Yuri Nuralam • 29 November 2021 11:13
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami kasus dugaan rasuah kegiatan fiktif di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 2012. Kasus ini menjerat mantan Kepala Bidang Pemindahtanganan, Penghapusan, dan Pemanfaatan Barang Milik Negara (PPBMN) Kementerian ESDM Sri Utami.
 
"Hari ini bertempat di gedung Merah Putih KPK, tim penyidik mengagendakan pemanggilan saksi-saksi untuk SU (Sri Utami)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Senin, 29 November 2021.
 
Sebanyak empat saksi diperiksa KPK hari ini. Mereka, yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) Setjen Kementerian ESDM, staf perlengkapan Sarwito; Kepala Bagian Perlengkapan pada Biro Umum, Setjen Kementerian ESDM Arifin Togar; mantan Ketua Yayasan Pertambangan dan Energi (YPE) I Wayan Suryana; wiraswasta Jimmy Firdaus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPK berharap keempatnya menghadiri pemeriksaan. Keterangan mereka dibutuhkan untuk mendalami kasus itu.
 
Sri Utami menjadi koordinator kegiatan pada satuan kerja di Setjen Kementerian ESDM bersama Sekjen ESDM pada masa jabatan 2006-2013, Wayono Karno. Dia diduga memperkaya diri sendiri dan korporasi yang merugikan keuangan negara.
 
Sri Utami juga diduga mengatur pengadaan dan menerima komisi dari pelaksana pengadaan yang mengakibatkan kerugian negara hingga Rp11 miliar. Sri Utami disangka melanggar pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
 
Baca: KPK Tancapkan Paku Integritas di Kementerian ESDM
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif