Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Kurir Happy Five Asal Taiwan Residivis

Nasional narkoba
Siti Yona Hukmana • 06 Februari 2020 16:27
Jakarta: Kurir narkotika jenis happy five atau nimetazepam berinisial E merupakan residivis. E baru bebas dari penjara akhir Desember 2019.
 
"Kasusnya narkoba juga, jenisnya sabu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 6 Februari 2020.
 
E ditangkap di Jalan Tembaga Dalam, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Sabtu, 1 Februari 2020. Polisi lalu menggeledah kontrakan tersangka E yang tidak jauh dari lokasi penangkapan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti satu koper warna hitam berisi 32 bungkus model seperti bungkus permen dengan motif pita dan logo 'love'. Kemudian, satu bungkus berisi 30 saset permen warna merah bergambar bendera Inggris.
 
Kurir Happy Five Asal Taiwan Residivis
Polda Metro Jaya merilis pengungkapan peredaran happy five senilai belasan miliar. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
 
"Dalam satu saset isinya 40 butir nimetazepam atau H-5. Jika 30 dikalikan 40 jadi 1.200. Nah, jika 1.200 dikalikan 32 total keseluruhan sebanyak 38.400 butir Nimetazepam atau H-5," ujar Yusri.
 
Narkotika jenis happy five ini dikirim dari Taiwan ke Indonesia melalui kantor pos. E menerima sebanyak dua kali pengiriman atas perintah tersangka KA, dengan total 38.400 butir happy five. KA merupakan pengendali yang saat ini berada di lembaga pemasyarakatan (lapas) di Jakarta.
 
"E mendapatkan upah dari KA sebanyak Rp50 juta," pungkas Yusri.
 
Tersangka E dijerat Pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika. Ancamam hukumannya, penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp200 juta.
 

 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif