Iin Kesal Lihat Kemesraan Yustian dan Nissa

Siti Yona Hukmana 29 November 2018 13:32 WIB
pembunuhan
Iin Kesal Lihat Kemesraan Yustian dan Nissa
Ilustrasi pembunuhan - Medcom.id.
Jakarta: Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya mengungkapkan 
Ciktuti Iin Puspita (CIP), 22, kerap mengusir Yustian, 24 dan kekasihnya Nissa Regina, 17. Iin tak suka dengan sikap keduanya. 

"Kadang ada sikap mereka (Nissa dan Yustian) yang mengganggu. Ya namanya pacaran, mereka mesra-mesraan kan," ujar Andi Sinjaya saat di konfirmasi, Kamis, 29 November 2018.

Yustian dan Nissa menumpang tempat tinggal di indekos Iin. Selama menumpang, kata Andi, dua sejoli itu sering bercumbu di dalam kamar di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. 


Perbuatan itu membuat Iin naik pitam. Akhirnya, keluarlah kata-kata Iin mengusir dua tersangka tersebut.

Baca juga: Polisi Periksa Sopir Transportasi Daring yang Ditumpangi Ciktuti

Iin makin kesal lantaran Nissa minta dicarikan pekerjaan. Sebab, Nissa selalu meminta izin kepada Yustian ketika ditawarkan kerja sebagai pemandu karaoke.

"Dia (Nissa) selalu minta izin sama pacarnya. Si korban juga tidak senang. 'Kamu kok apa-apa lapor terus'. Dia (Iin) enggak senang (Nissa melapor ke Yustian)," ungkap Andi.

Lantaran sikap Iin itu, Yustian dan Nissa marah. Puncaknya saat Nissa hanya mendapat uang tip Rp500 ribu dari tamu. Padahal, dijanjikan tamu Rp1,8 juta. 

"Tapi sikapnya si korban kok tidak berempati, malah bilang untung masih dibayar kan, itu yang buat marah tuh (Nissa dan Yustian)," tutur Andi.

Baca juga: Keterangan Sejoli Pembunuh Iin Labil

Iin dibunuh oleh Yustian dan Nissa Regina pada Minggu, 18 November 2018 pukul 20.00 WIB. Mayatnya ditemukan Selasa, 20 November 2018 di dalam lemari indekos. 

Jasad korban sengaja diletakkan dalam lemari supaya tidak diketahui orang. Yustian dan Nissa bahkan sempat membersihkan lokasi pembunuhan. 

Kemudian, dua sejoli itu ditangkap Selasa, 20 November 2018 di Merangin, Jambi. Mereka berdua berniat menuju Padang, Sumatera Barat ke rumah keluarga Nissa.



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id