Penyidik KPK Novel Baswedan. MI/Rommy Pujianto
Penyidik KPK Novel Baswedan. MI/Rommy Pujianto

KPK Kembali Diserang Isu Kelompok Taliban dan Radikal

Nasional kpk kasus korupsi
Candra Yuri Nuralam • 25 Januari 2021 10:47
Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku pihaknya kembali diserang isu kelompok Taliban dan radikal. Novel menegaskan isu tersebut tidak benar.
 
"Isu radikal dan Taliban sudah sering digunakan oleh para pendukung koruptor. Padahal jelas isu itu tidak benar dan mengada-ada," kata Novel dalam keterangan tertulis, Senin, 25 Januari 2021.
 
Novel mengatakan serangan ini digencarkan beberapa orang di media sosial. Isu diduga dibuat orang yang tidak suka dengan pengusutan kasus di Lembaga Antikorupsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kawan-kawan sudah bisa menandai bahwa bila isu itu dihembuskan biasanya ada kepentingan mereka yang terganggu di KPK," ujar Novel.
 
(Baca: KPK Tantang Semua Pihak Buktikan Isu ‘Kelompok Taliban’)
 
Novel mengatakan serangan terhadap KPK sangat lumrah. Para pegawai KPK sering mendapat serangan dan intimidasi dari orang tak dikenal.
 
Namun, dia menilai isu kelompok Taliban dan radikal merupakan yang terburuk. Pasalnya, isu tersebut memengaruhi masyarakat.
 
"Cukup banyak orang yang termakan dengan isu tersebut," tutur Novel.
 
Novel yakin masyarakat semakin paham upaya menggangu dan menyerang pemberantasan korupsi terus dilakukan dengan segala cara. Termasuk, membuat fitnah dan narasi-narasi kelompok Taliban dan radikal.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif