279 Pelaku Pungli di Jakarta Pusat Ditangkap Selama Ramadan
Barang bukti pungli yang berhasil disita aparat gabungan. (Foto: Dokumen Polres Jakarta Pusat).
Jakarta: Sebanyak 279 pelaku pungutan liar (pungli) di wilayah Jakarta Pusat ditangkap. Mereka terjaring aparat gabungan Polri, TNI, dan Pemda dalam 21 hari operasi selama Ramadan. 

"Dari 279 orang tersebut setelah dilakukan penyidikan terhadap sembilan orang itu, kemudian untuk dilakukan pelimpahan berkas, dikirim ke kejaksaan," kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Roma Hutajulu di Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Juni 2018.

Baca juga: Jokowi Perintahkan Kapolri Selesaikan Masalah Pungli


Roma mengatakan modus para pelaku serupa, yakni meminta uang retribusi kepada pengendara yang melintas. Sembilan orang yang kasusnya naik ke tingkat penyidikan merupakan pelaku pungli di kawasan Thamrin City, Jakarta Pusat. Aksi mereka sempat viral di media sosial.

"Sebanyak sembilan tersangka tersebut sekarang ditahan oleh Polsek Metro Tanah Abang. Kemudian sedang dilakukan proses penyidikan," ujarnya. 

Dari tangan para pelaku, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp722 ribu. Ada pula sejumlah karcis retribusi palsu dengan nominal masing-masing Rp10 ribu, Rp15 ribu, dan Rp20 ribu.

Baca juga: Tiga Pelaku Pungli Tanah Abang Ditangkap

Para tersangka dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan. Ancaman hukumannya, sembilan tahun penjara.

Sedangkan, 270 orang lainnya dilakukan pembinaan secara intensif agar mereka tidak mengulangi perbuatannya.





(HUS)