Sidang mantan pejabat pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Wawan Ridwan. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Sidang mantan pejabat pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Wawan Ridwan. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Kasus Rekayasa Pajak, Saksi Ungkap Eks Pejabat DJP Beli Mobil Secara Tunai

Nasional pencucian uang Kasus Suap kasus korupsi korupsi pajak Pengadilan
Fachri Audhia Hafiez • 21 April 2022 17:41
Jakarta: Sales Executive Honda Megatama Bekasi, Ade Apriyanto, membenarkan adanya pembelian mobil Honda CRV senilai Rp509,3 juta oleh mantan pejabat pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Wawan Ridwan. Pembelian dilakukan secara tunai pada Januari 2020.
 
"Pada 10 Januari 2020 pembelian untuk booking fee. Dapat diskon dari harga awal Rp543,7 juta," kata Ade saat persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 21 April 2022.
 
Menurut Ade, pembayaran dilakukan dengan transfer secara bertahap selama empat kali. Namun, dia tidak tahu alasan pembayaran bertahap itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Enggak tahu, alasannya (Pak Wawan) cuma ke luar kota," ucap Ade.
 
Baca: Eks Pejabat Dirjen Pajak Dadan Ramdani Dijebloskan ke Sukamiskin
 
Ade dihadirkan sebagai saksi untuk mengungkap dakwaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Wawan. Pada surat dakwaan disebutkan pembelian mobil tersebut menggunakan metode transfer dari dua rekening berbeda, yakni rekening Wawan dan istrinya, Umi Hartati.
 
Uang ditransfer periode 10-23 Januari 2020. Namun, mobil itu tidak disampaikan Wawan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
 
Wawan bersama-sama eks pejabat pada DJP, Alfred Simanjuntak, didakwa menerima suap SGD1.212.500 atau senilai Rp12,9 miliar. Keduanya kecipratan fulus setelah merekayasa hasil penghitungan tiga wajib pajak. Keduanya masing-masing menerima SGD606,250 (sekitar Rp6,4 miliar).
 
Keduanya juga didakwa menerima gratifikasi masing-masing Rp2,4 miliar. Fulus itu diterima dari sembilan wajib pajak.
 
Sedangkan, Wawan juga didakwa dua pasal terkait TPPU. Dia menyamarkan harta kekayaannya dengan mentransfer uang ke sejumlah orang.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif