Gedung Merah Putih KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto
Gedung Merah Putih KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto

Pengacara Senang Dengar Nurhadi Terlacak di Masjid

Nasional Suap di MA
Candra Yuri Nuralam • 05 Mei 2020 14:28
Jakarta: Kuasa Hukum mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman, Maqdir Ismail, senang mendengar kliennya dikabarkan terlihat beberapa kali di masjid. Hal ini mengingat saat ini sedang bulan suci Ramadan 1441 Hijriah.
 
"Alhamdulillah, artinya Pak Nurhadi sehat walafiat dan beliau aktif melakukan ibadah sunah," kata Maqdir di Jakarta, Selasa,5 Mei 2020.
 
Sementara itu, Maqdir hingga saat ini belum berkomunikasi dengan Nurhadi. Komunikasi terakhir dengan Nurhadi terjadi pada Januari 2020. Dia tak tahu menahu soal keberadaan Nurhadi di masjid.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Maqdir hanya menyarankan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane untuk membeberkan keberadaan Nurhadi kepada pihak berwajib jika memang melihat Nurhadi. Bila informasi hanya dilempar ke publik, hal itu dianggap etis.
 
"Karena ini seolah-olah mendelegitimasi kerja aparat penegak hukum. Tidak perlulah membuat cerita-cerita yang enggak penting dan enggak perlu di tengah kesulitan kita sekarang ini. Cukup sampaikan saja kepada KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) atau kepada Polri," ujar Maqdir.
 
Neta S Pane sempat menyebut keberadaan Nurhadi terlacak di lima masjid saat sedang salat Duha. Namun, Nurhadi berhasil melarikan diri saat hendak ditangkap.
 
KPK memastikan info yang diberikan langsung dipastikan kebenarannya. Lembaga Antirasuah tak main-main dalam mengejar tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara di MA itu.
 
Pengacara Senang Dengar Nurhadi Terlacak di Masjid
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Foto: MI/Rommy Pujianto
 
Baca: KPK Tak Berhenti Buru Nurhadi
 
"Setiap informasi yang kami terima, kami tindak lanjuti dan kami lacak dan datangi," kata Ketua KPK Firli Bahuri kepada Medcom.id, Selasa, 5 Mei 2020.
 
Firli menegaskan pihaknya terus mengejar Nurhadi. Perburuan tak dikendurkan meski saat ini Indonesia dilanda wabah virus korona (covid-19).
 

(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif