ilustrasi
ilustrasi

KPK Bantu Polda Kalbar Usut Dua Kasus Korupsi

Nasional kpk kasus korupsi
Juven Martua Sitompul • 20 Juni 2019 08:00
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan rapat koordinasi dengan penyidik Polda Kalimantan Barat (Kalbar), Bareskrim dan Auditor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI). Rapat koordinasi membahas penanganan dua kasus dugaan korupsi di Kalbar.
 
Dua perkara yang bakal diusut itu adalah penyimpangan pada pelaksanaan pembangunan Masjid Agung Melawi Sumber yang menggunakan dana APBD tahun anggaran 2012-2015 dengan nilai anggaran sebesar Rp13 miliar. Kemudian, dugaan penyimpangan penyaluran dana bantuan khusus Desa dari BPKAD Kab Bengkayang kepada Kepala Desa di Wilayah Bengkayang yang bersumber dari APBD Kabupaten Bengkayang tahun anggaran 2017 dengan anggaran Rp20 miliar.
 
"Untuk kasus pembangunan Masjid Agung Melawi penyidikan telah dilakukan sejak 2016, sedangkan kasus dana bantuan khusus desa di Kabupaten Bengkayang telah dilakukan penyidikan sejak 2018 lalu," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 19 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Febri, sebagaimana amanat yang diberikan Undang-Undang, KPK memfasilitasi pertemuan pihak penyidik dan auditor BPK-RI, termasuk memberikan dukungan menghadirkan ahli serta dukungan lain yang dibutuhkan oleh tim.
 
Febri mengatakan koordinasi dan supervisi ini dilakukan untuk menyelesaikan hambatan-hambatan perkara hingga masuk ke tahap berikutnya. Saat ini, dua perkara tersebut masih di tahap penyidikan.
 
"Mengumpulkan alat bukti serta proses perhitungan kerugian keuangan negara oleh Auditor BPK RI," pungkas Febri.
 
Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan koordinasi dan supervisi pada tanggal 20 Februari 2019 di Mapolda Kalbar. Penetapan tersangka akan dilakukan setelah sejumlah tahapan ini selesai dilakukan sesuai dengan hukum acara yang berlaku.
 
Rapat koordinasi ini berlangsung Gedung Merah Putih KPK Jakarta. Rapat dihadiri Tim Satgas Penindakan Koordinasi Wilayah IV KPK, sedangkan dari pihak Polda Kalbar dipimpin oleh Kasubdit Tipidkor AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo dan dari Bareskrim dihadiri oleh AKBP Sumarni dan AKBP Sugiyanto, serta tim auditor dari BPK-RI.
 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif