Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Medcom.id/Damar Iradat
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Medcom.id/Damar Iradat

KPK Sita Dokumen dari Perusahaan Galangan Kapal

Nasional kpk kasus korupsi
Juven Martua Sitompul • 18 Mei 2019 00:09
Jakarta: Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik dari kantor PT Daya Radar Utama (PT DRU) di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara. Barang yang disita diduga terkait kasus dugaan korupsi terkait pengadaan atau pembelian kapal.
 
"Ada dokumen-dokumen yang kami sita terkait dengan pengadaan ya terkait dengan pengadaan kapal dan juga barang bukti elektronik," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 17 Mei 2019.
 
Febri belum mau menjelaskan detail penggeledahan yang berkaitan dengan penyidikan rasuah pengadaan kapal tersebut. Yang jelas, kata dia, penggeledahan dilakukan untuk mengamankan barang bukti kasus tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Soal kasusnya nanti akan disampaikan, tapi kenapa kami melakukan proses penggeledahan itu berarti di lokasi-lokasi tersebut kami duga ada bukti-bukti dalam proses penyidikan ini," kata Febri.
 
Hari ini, tim penyidik KPK menggeledah kantor PT Daya Radar Utama di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara. Penggeledahan sebagai tindak lanjut pengusutan dugaan rasuah terkait pengadaan kapal tersebut.
 
KPK sendiri mengamini status kasus dugaan korupsi terkait pengadaan atau pembelian kapal ini sudah naik ke tahap penyidikan. Artinya, penyidik telah menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu kasus yang sedang ditelisik KPK adalah pengadaan 16 kapal cepat patroli Bea dan Cukai. Proyek pengadaan itu ditaksir lebih dari Rp1 triliun. Diduga proyek itu merugikan keuangan negara sekitat Rp100 miliar lebih.
 
Dalam kasus korupsi pengadaan kapal cepat patr‎oli tahun 2013-2015 ini, KPK dikabarkan menetapkan tiga orang tersangka. Dua orang tersangka berasal dari Bea dan Cukai, yang salah satunya merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan proyek tersebut.
 
Baca:Pejabat Bea Cukai Dikabarkan jadi Tersangka KPK
 
Sementara seorang lagi petinggi PT Daya Radar Utama. PT Daya Radar Utama merupakan perusahaan galangan kapal yang membangun dan memperbaiki berbagai macam kapal dari bahan baja, aluminium alloy dan fiberglass reinforced plastic.
 
Sayangnya, KPK belum mau mengungkap lebih jauh saat disinggung soal informasi tersebut. Lembaga Antirasuah berdalih informasi lebih detail akan disampaikan ke publik dalam konferensi pers.
 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif