Teror. Ilustrasi: Medcom.id.
Teror. Ilustrasi: Medcom.id.

Dua Teroris di Magetan Jaringan Jamaah Islamiyah

Nasional terorisme
Cindy • 04 Juli 2019 16:11
Jakarta: Polisi mengendus keterkaitan dua terduga teroris yang ditangkap di Magetan, Jawa Timur, dengan jaringan kelompok Jamaah Islamiyah (JI). Pelaku berinisial SA dan anaknya, HA diduga memiliki peranan penting dalam jaringan tersebut.
 
"Sedang didalami, ini kaitannya dengan pengungkapan lima tersangka kelompok JI dengan amirnya (pemimpin) yang ditangkap di Bogor kemarin. Peran dia cukup penting di organisasi JI," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juli 2019.
 
Dedi mengatakan salah satu teroris diduga penyokong dana organisasi. Namun, peran kedua pelaku belum bisa diungkapkan."Nanti dulu, yang jelas dia ada keterkaitan dengan itu (donatur). Nanti akan disampaikan perannya dia, bagaimana dia mengembangkan basis ekonominya."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan organisasi JI tengah membangun kekuatan fondasi ekonomi. Setelah fondasi menguat, mereka dapat membentuk khilafah di Indonesia.
 
"Basis ekonomi yang dia bangun, mengembangkan kebun kelapa sawit. Ini sedang didalami, ada beberapa titik di Sumatra dan Kalimantan," ungkap Dedi.
 
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap dua terduga teroris berinisial SA dan anaknya, HA di Candirejo, Magetan, Rabu, 3 Juli 2019. Pengusaha kulit itu kini ditahan di Mako Brimob Polda Jawa Timur di Madiun.
 
Baca: Pimpinan JI Mendanai Aksi Terorisme dari Usaha Perkebunan Kelapa Sawit
 
Pimpinan jaringan JI, PW, juga telah diringkus. Densus 88 juga menangkap tersangka teroris MY, BS, A dan BT. Ketiga teroris PW, MY dan BS ditangkap pada Sabtu, 29 Juni 2019, sekitar pukul 06.12 WIB, di sebuah hotel di Jalan Raya Kranggan Nomor 19, Jatiraden, Bekasi, Jawa Barat.
 
A ditangkap di Perumahan Griya Syariah, Blok G, Kelurahan Kebalen, Bekasi, Jawa Barat, Minggu, 30 Juni 2019, pukul 11.45 WIB. Sementara itu, BT alias Haedar alias Feni alias Gani ditangkap di hari yang sama sekitar pukul 14.15 WIB di Pohijo, Sampung, Ponorogo, Jawa Timur.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif