Anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala/Medcom.id/Fachri Hafiez
Anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala/Medcom.id/Fachri Hafiez

Polri Masih Lamban Merespon Laporan Masyarakat

Nasional polri
Candra Yuri Nuralam • 21 Desember 2018 16:50
Jakarta: Polri perlu berbenah. Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala menegaskan Polri menjadi lembaga terbanyak menerima laporan masyarakat. Sayangnya, Polri kurang responsif menindaklanjuti laporan. Aspek itu, menurut Ombudsman, harus ditingkatkan.
 
"Kepolisian perlu meningkatkan pelayanan dalam aspek penegakan hukum, terutama mengenai penyampaian informasi tindak lanjut laporan kepada pelapor," kata Adrianus di Gedung Ombudsman, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Jumart, 21 Desember.
 
Ombudsman menerima 675 laporan terkait kepolisian. Sebanyak 28 laporan untuk Mabes Polri, 186 polda, 87 polsek, dan 374 laporan masuk untuk polres.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Laporan terbanyak berupa penundaan penindakan yang mencapai 56 persen. Sedangkan laporan paling sedikit ialah laporan keberpihakan di angka 1 persen.
 
Adrianus menegaskan penyidik pun harus berbenah. Mereka harus bekerja sesuai prosedur operasional standar (SOP).
 
"Diperlukan juga kompetensi dari penyidik dalam menangani laporan yang masuk ke SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu). Selain itu diperlukan komitmen dari kepolisian untuk menyelesaikan kasus sesuai dengan ketentuan dalam Perkap dan KUHAP," beber Adrianus.
 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi