Kronologi OTT Hakim PN Jaksel

Juven Martua Sitompul 29 November 2018 01:15 WIB
OTT KPK
Kronologi OTT Hakim PN Jaksel
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (kanan) bersama Petugas KPK memperlihatkan barang bukti hasil operasi tangkap tangan yang di lakukan oleh KPK, di Jakarta, Rabu (28/11). Foto: MI/Mohamad Irfan
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Dua di antaranya ialah dua hakim PN Jaksel Iswahyu Widodo (IW) dan Irwan (I).

Sedangkan tiga tersangka lain yakni panitera pengganti PN Jakarta Timur Muhammad Ramadhan, advokat Arif Fitrawan, dan pihak swasta Martin P Silitonga. Diduga suap berkaitan dengan gugatan pembatalan perjanjian akuisisi PT Citra Lampia Mandiri (CLM) oleh PT Asia Pacific Mining Resources (APMR) di PN Jaksel.

Praktik suap ini terbogkar melalui operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar tim penyidik KPK, Selasa, 27 November 2018. Tim penindakan pertama kali menangkap Arif Fitrawan dan seorang advokat yang merupakan rekannya di restoran cepat saji, di daerah Tanjung Barat, sekitar pukul 19.00 WIB.


Tak berhenti di dua orang itu, tim kembali melakukan penangkapan terhadap Muhammad Ramadhan di rumahnya, di kawasan Pejaten Timur. Selain Ramadhan, turut diamankan seorang petugas keamanan.

"Di rumah MR (Muhammad Ramadhan), tim KPK mengamankan uang yang diduga terkait dengan suap dalam perkara ini, sebesar SGD47 ribu," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 28 November 2018.

Selanjutnya, kata Alexander, tim KPK menangkap hakim Iswahyu dan Irwan di kosannya masing-masing, sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah itu, keenam orang itu digelandang ke marka Lembaga Antirasuah.

Usai melakukan gelar perkara, dua hakim PN Jaksel dan panitera pengganti PN Jaktim itu diduga telah menerima suap sebesar SGD47 ribu dari Martin P Silitonga lewat Arif terkait gugatan pembatalan perjanjian akuisisi PT CLM oleh PT APMR. Perkara perdata itu terdaftar dengan Nomor 262/Pdt.G/2018/PN Jaksel.

Baca: Hakim PN Jaksel Jadi Tersangka Suap

Iswahyu, Irwan, dan Ramadhan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c dan atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, Arif dan Martin disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a dan atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.





(DMR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id