Ilustrasi/MI/Sumaryanto
Ilustrasi/MI/Sumaryanto

TNI-Polri Latih Tactical Wall Games Antisipasi Demo Susulan

Nasional unjuk rasa tni-polri
Christian • 12 Oktober 2020 12:48
Jakarta: Mengantisipasi demonstrasi berujung kericuhan, Polri dan TNI menggelar apel gabungan di Monumen Nasional (Monas). Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jendral (Irjen) Nana Sudjana menyebut apel bersama supayaunjuk rasa berujung kericuhan pada Kamis, 8 Oktober 2020 tak terulang.
 
"Kita patroli bareng dengan rute kawasan DPR kemudian keliling kota. Ada juga anggota jaga di kawasan Monas," kata Nana di Monas, Senin, 12 Oktober 2020.
 
Nana menyebut pihaknya menjamin ketertiban dan keamanan di Jakarta. Pihaknya sudah mengevaluasi permasalahan saat penertiban pedemo pekan lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Hampir 10 Ribu Personel Jaga Istana dan Gedung DPR
 
"Kami lakukan tactical wall game (TWG) untuk mengantisipasi dan memetakan pengamanan potensi kerawanan. Sudah kami siapkan antisipasi keamanan," ucap Nana.
 
Dia mengatakan pihaknya menangkap 1.192 orang terduga perusuh demo. Setelah dilakukan pemeriksaan, sebagian dilepas, khususnya pelajar yang dijemput orang tua.
 
"Setelah dilakukan pemeriksaan dan didapati barang bukti jumlahnya ada 43 orang yang kami jadikan tersangka. Sedangkan pelaku pembakaran dan perusakan masih dikejar," kata dia.
 
Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman menjelaskan pihaknya bakal membantu Polri menghadapi kemungkinan kerusuhan.
 
"Saya minta agar semua TNI tingkatkan soliditas antara TNI dan Polri," kata dia.
 
Dudung juga meminta jajaran TNI-Polri menindak terduga perusuh secara profesional, proposional, dan persuasif. Namun seluruh tindakan harus dilakukan dengan tegas.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif