Pelapor pendiri Kaskus Andrew Darwis, Titi Sumawijaya Empel, di Polda Metro Jaya. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Pelapor pendiri Kaskus Andrew Darwis, Titi Sumawijaya Empel, di Polda Metro Jaya. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Polisi Menelusuri Jejak Kasus Bos Kaskus

Nasional penipuan
Siti Yona Hukmana • 17 September 2019 08:12
Jakarta: Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya mengorek pelapor Titi Sumawijaya Empel soal jejak kasus dugaan penipuan pendiri situs forum Kaskus Andrew Darwis. Polisi terus menggali keterangan Titi.
 
Pelapor diperiksa selama empat jam pada pemeriksaan perdana kemarin. Dia bakal diperiksa kembali, Selasa, 17 September 2019.
 
"Tadi ada 13 pertanyaan," kata Titi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 16 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, polisi mendalami kronologi peminjaman uang dan pemalsuan sertifikat gedung di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan. Korps Bhayangkara menanyakan proses balik nama gedung dari atas namanya menjadi milik Andrew.
 
"Dan klarifikasi bukti-bukti yang diserahkan tadi," ungkap Titi.
 
Kuasa Hukum Titi, Jack Lapian, menambahkan pada pemeriksaan pukul 11.00 WIB, hari ini, kliennya diminta membawa surat bukti perjanjian pinjaman uang. "Tadi diskors karena masih banyak sekali materinya."
 
Kasus ini bermula saat Titi meminjam Rp15 miliar kepada Andrew dengan menjaminkan sertifikat gedung di Jalan Panglima Polim, November 2018. Namun, penandatanganan surat perjanjian peminjaman uang itu hanya dilakukan dengan orang kepercayaan Andrew, David Wira.
 
Kepada Titi, David mengaku Andrew membuka jasa investasi dalam bentuk perusahaan pinjaman uang. Bunga yang diminta hanya 1 persen dengan perjanjian pelunasan selama 13 tahun.
 
Titi tertarik karena bunga pinjaman yang diberikan kecil. Namun, nominal pinjaman yang bisa dicairkan hanya Rp5 miliar. David Wira lalu mempertemukan Titi dengan Susanto. Seorang yang mengaku direktur keuangan Andrew itu memberikan uang senilai Rp3 miliar kepada Titi.
 
Awal Desember 2018, Titi mengetahui sertifikat gedung miliknya telah berganti nama menjadi Susanto. Dua minggu setelah itu, dokumen beralih lagi atas nama Andrew.
 
Titi menduga telah berhubungan dengan sindikat penipuan. Untuk itu, ia melaporkan Andrew ke Polda Metro Jaya. Laporannya teregistrasi dengan nomor LP/2959/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.
 
Bos Kaskus itu dilaporkan dengan Pasal 263 ayat 2 KUHP dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 3, 4, dan 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU).
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif