Kabag Penum Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Kabag Penum Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

2 Kelompok Warga Bertikai di Sorong Telah Berdamai

Nasional polri bentrok dengan preman Papua Penganiayaan bentrok ormas Bentrokan di Sorong
Siti Yona Hukmana • 28 Januari 2022 19:33
Jakarta: Polri menyebut kedua kelompok warga yang bertikai di Sorong, Papua Barat, pada Senin malam, 24 Januari 2022, telah berdamai. Upaya damai itu dilakukan di Polres Sorong Kota pada Selasa, 25 Januari 2022.
 
"Kedua belah pihak bersepakat untuk damai dan menyerahkan segala pengungkapan kasus terhadap pihak kepolisian," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangan tertulis, Jumat, 28 Januari 2022.
 
Ramadhan mengatakan kedua kelompok warga itu berjanji tidak akan memperpanjang permasalahannya. Khususnya, tidak melakukan aksi bentrok susulan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kedua belah pihak akan mengadakan pertemuan dalam skala besar, guna menjalin kerukunan yang berkelanjutan," ungkap jenderal bintang satu itu.
 
Di samping itu, Ramadhan menyebut penyidik telah memeriksa 31 saksi untuk mengusut pelaku hingga penyebab kebakaran tempat hiburan malam Double O. Sebanyak tiga orang telah ditetapkan tersangka.
 
Sebanyak dua tersangka, yakni L dan R, telah ditahan. Sedangkan, satu lain, A, masih diburu.
 
"(Ada) satu orang masuk daftar pencarian orang (DPO) atas nama A dan masih dalam proses pengejaran," ungkap Ramadhan.
 
Baca: Polisi Tetapkan 2 Tersangka Bentrokan Maut Bar Double O Kota Sorong
 
Bentrokan antara dua kelompok warga itu terjadi di Kelurahan Klawuyuk, Distrik Sorong Timur, Papua Barat, pukul 23.45 WIT, pada Senin, 24 Januari 2022. Kericuhan berlangsung hingga pukul 03.00 WIT pada Selasa, 25 Januari 2022.
 
Bentrokan yang dipicu perang suku antara dua pemuda Ambon itu mengakibatkan tempat hiburan malam Double O terbakar. Akibatnya, 18 orang tewas.
 
Sebanyak 17 orang tewas terbakar di tempat hiburan malam tersebut. Rata-rata merupakan karyawan dan tamu.
 
Sedangkan, satu korban lainnya tewas akibat terkena sabetan senjata tajam (sajam). Korban merupakan anggota kelompok penyerang.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif