Pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Bupati Mamberamo Tengah Buron, KPK: Tersangka Menghindari Penyidikan Sudah Sering Terjadi

Candra Yuri Nuralam • 20 Juli 2022 07:55
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut sudah hal biasa jika ada tersangka yang berupaya menghindari proses hukum. Salah satunya, Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak yang berupaya menghindari proses hukum.
 
"Berbagai upaya penghindaran dari para tersangka merupakan hal yang sering terjadi," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Rabu, 20 Juli 2022.
 
Ali mengatakan cara tersangka menghindari penyidikan beragam. Di antaranya, berupaya mengaburkan hartanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mereka (tersangka) akan melarikan diri dari kejaran tim penyidik dan menyembunyikan aset hasil tindak pidana korupsinya dari petugas," ujar Ali.
 
Ali mengatakan mereka kabur karena sudah tahu dijadikan tersangka berdasarkan surat pemberitahuan dari KPK. Surat pemberitahuan itu dikirim dengan maksud agar tersangka kooperatif selama proses hukum berlangsung.
 

Baca: Sejumlah Pihak Diduga Membantu Bupati Mamberamo Tengah Kabur


Meski banyak tersangka yang menghindar, KPK tidak merasa terganggu. Lembaga Antikorupsi punya banyak cara untuk membongkar perkara rasuah yang tengah ditanganinya.
 
"KPK selalu berkomitmen untuk menyelesaikan setiap penanganan perkara korupsi secara terbuka, efektif, dan efisien agar semua pihak yang berperkara segera mendapatkan kepastian hukum," tutur Ali.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif