Masa Penahanan Bekas Kalapas Sukamiskin Diperpanjang

Kautsar Widya Prabowo 18 September 2018 08:31 WIB
kasus suap
Masa Penahanan Bekas Kalapas Sukamiskin Diperpanjang
Juru bicara KPK Febri Diansyah. MI/Rommy Pujianto.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menambah masa penahanan bekas Kalapas Sukamiskin Wahid Husen (WH) dan ajudannya Hendra Saputra (HS). Masa penahanan keduanya diperpanjang selama 30 hari ke depan.

"Mulai dari 19 September sampai 18 Oktober 2018 untuk dua tersangka WH dan HS ," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 17 September 2018.

Masa penahanan itu lebih sedikit dibandingkan masa penahanan pertama selama 40 hari. Wahid Husen dan Hendra Saputra ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap jual beli fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin.


Sebelumnya, KPK telah menetapkan empat tersangka, yakni Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, Hendy Saputra selaku staf Wahid, napi korupsi Fahmi Darmawansyah, dan napi umum Andi Rahmat selaku tangan kanan Fahmi.

Wahid diduga telah menerima dua unit mobil yakni Mitsubishi Triton Exceed dan Mitsubishi Pajero Sport Dakkar serta uang senilai Rp279.920.000 dan USD1.410. Pemberian itu diduga imbalan dari Fahmi yang telah mendapatkan fasilitas sel kamar mewah di Lapas Sukamiskin.

Atas perbuatannya, Wahid dan stafnya selaku penerima suap dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12B Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
 
Sedangkan, Fahmi dan Andi Rahmat selaku pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.



(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id