Ketua MA Hatta Ali didampingi jajaran pimpinan MA saat konferensi pers reflekai akhir tahun MA 2018 di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis, 27 Desember 2018. Medcom.id/Dheri Agriesta.
Ketua MA Hatta Ali didampingi jajaran pimpinan MA saat konferensi pers reflekai akhir tahun MA 2018 di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis, 27 Desember 2018. Medcom.id/Dheri Agriesta.

MA Putus 17.351 Perkara Hingga 21 Desember

Nasional Mahkamah Agung RI
Dheri Agriesta • 27 Desember 2018 15:02
Jakarta: Beban perkara yang ditangani Mahkamah Agung (MA) periode Januari hingga 21 Desember 2018 sebanyak 18.142 perkara. Jumlah itu terdiri dari 16.754 perkara masuk dan 1.388 perkara sisa 2017.
 
"Jumlah perkara yang telah diputus pada periode tahun ini sebanyak 17.351 perkara," kata Ketua MA Hatta Ali di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis, 27 Desember 2018.
 
Sehingga total perkara yang belum diputus sebanyak 791 perkara. Angka ini, kata Hatta, jauh lebih sedikit ketimbang tahun lalu yang mencapai 1.388 perkara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jumlah sisa perkara tahun ini juga memecahkan rekor. Hatta mengklaim, jumlah perkara sisa ini merupakan paling sedikit sepanjang sejarah berdirinya MA.
 
"Perlu dicatat, 2018 masih terisa dua hari kerja lagi, dan selama itu perkara yang masuk masih kemungkinan bertambah. Terutama perkara pidana yang status terdakwanya sedang dalam tahanan," kata Hatta Ali.
 
Baca: MA Bakal 'Membinasakan' Hakim Nakal
 
Ia memastikan jajaran hakim agung masih terus bekerja di sisa waktu kerja tahun ini. MA, kata dia, ingin sisa perkara tahun ini menurun dibanding tahun lalu. "Tetap berusaha agar target sisa perkara bisa lebih rendah dari sisa perkara tahun 2017," terang dia.
 
Hatta menambahkan jumlah perkara yang diterima pada 2018 meningkat 80 persen dibanding 2017. Jumlah perkara yang diterima tahun ini terbanyak sepanjang sejarah MA.
 
Selain itu, jumlah perkara yang diputus pada 2018 pun meningkat ketimbang tahun lalu. Peningkatan itu sebanyak 5,32 persen dari jumlah perkara tahun lalu sebanyak 16.474 perkara.
 
"Jumlah perkara yang diputus pada 2018 tersebut juga merupakan yang terbesar sepanjang sejarah Mahkamah Agung," pungkas Hatta
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif