Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah (kiri) berbincang dengan anggota Komisi III DPR Azrul Azwar (kanan) usai rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/3). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.
Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah (kiri) berbincang dengan anggota Komisi III DPR Azrul Azwar (kanan) usai rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/3). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

Kasus Mobile8 Masih Diselidiki Kejaksaan

Nasional korupsi mobile8 telecom
Al Abrar • 16 Maret 2016 20:47
medcom.id, Jakarta: Pengusutan kasus dugaan manipulasi restitusi pajak Mobile 8 Telecom masih diselidiki Kejaksaan Agung. Dalam kasus tersebut, negara dirugikan Rp10 Miliar.
 
"Bukti yang kita dapat ada. Ini kan masih penyidikan dan masih berlanjut. Indikasi awal ada tindak pidana itu ada. Makanya kita lakukan penyidikan. Ya masih berjalan," kata Jaksa Agung Pidana Khusus Arminsyah usai rapat dengar pendapat dengan Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/3/2016).
 
Arminsyah menambahkan, tidak akan pandang bulu jika nantinya proses hukum tersebut akan melibatkan petinggi partai. Sebab, kata Arminsyah, pihaknya tengah mencari kebenaran soal kasus restitusi pajak itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita cari kebenaran, dalam mencari kebenaran kita kumpulkan keterangan resmi. Nanti baru kita simpulkan siapa yang bertanggung jawab," ujar dia.
 
Kejagung menolak jika disebut menzalimi pihak tertentu. Apalagi, kata Arminsyah, agama melarang perbuatan menzalimi seseorang.
 
"Kita tidak menzalimi siapapun, di dalam agama Islam doa orang-orang yang terzalimi itu bahaya, langsung dikabulkan. Kita dalami terus, profesional dan Insya Allah kita tidak akan pernah menzalimi orang," imbuh Arminsyah.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif