NEWSTICKER
PT ASABRI (Persero). Dok: PT ASABRI
PT ASABRI (Persero). Dok: PT ASABRI

Polri Tunggu Audit BPK Terkait ASABRI

Nasional ASABRI
Juven Martua Sitompul • 21 Januari 2020 17:01
Jakarta: Polri bakal menindaklanjuti dugaan tindak pidana korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI). Polri bergerak setelah memegang hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
 
“Nanti dari BPK setelah melakukan audit nanti kemudian apakah diserahkan ke kepolisian atau kejaksaan. Kita masih menunggu, intinya polisi siap (bergerak),” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020.
 
Argo tak memerinci hasil penyelidikan sementara yang dilakukan tim bentukan Kapolri Jenderal Idham Azis terkait dugaan skandal rasuah di Asabri tersebut. Dia hanya menyebut tim masih terus bekerja untuk menemukan bukti adanya praktik korupsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Idham sebelumnya telah memerintahkan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komisaris Jenderal (Komjen) Listyo Sigit membentuk tim untuk mengusut dugaan korupsi di PT ASABRI. Tim gabungan itu terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim dan Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.
 
“Tentunya kepolisian sudah disampaikan Pak Kapolri membentuk tim untuk melakukan verifikasi, kita masih menunggu dari BPK,” tegas dia.
 
Temuan dugaan korupsi di PT ASABRI diungkap Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Dia mendorong kasus ini diproses penegak hukum.
 
Menurut Mahfud, niatan ini selaras dengan keinginan Presiden Joko Widodo supaya penegak hukum fokus menuntaskan kasus korupsi kelas kakap. Dia akan melaporkan kasus ini pada KPK atau Kejaksaan Agung.
 
“Prajurit, tentara yang bekerja mati-matian, meninggalkan tempat lama-lama, sesudah masa pensiun disengsarakan. Itu kan haknya prajurit,” kata Mahfud, Jumat, 10 Januari 2020.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif