Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Foto: MI/Rommy Pujianto
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Foto: MI/Rommy Pujianto

Polisi Telusuri Surat Klarifikasi Ninoy Karundeng

Nasional Ninoy Karundeng
Fachri Audhia Hafiez • 10 Oktober 2019 23:19
Jakarta: Sepucuk surat berisi klarifikasi relawan Joko Widodo (Jokowi), Ninoy Karundeng beredar. Polisi menyatakan bakal mengecek kebenaran surat tersebut.
 
"Saya belum melihat surat itu ya. Nanti saya cek dulu seperti apa suratnya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis, 10 Oktober 2019.
 
Dalam surat tersebut tertulis lengkap nama Ninoy berserta alamat, dan tempat tanggal lahirnya. Surat tersebut juga lengkap dengan materai ditandatangani dan dilampirkan fotokopi KTP Ninoy.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, tanggal tersebut tercantum tanggal 1 Oktober 2019. Untuk diketahui, Ninoy diduga diculik dan dianiaya di Masjid Al-Falah, pada Senin, 30 September 2019.
 
"Menyatakan bahwa saya telah ditolong dan diselamatkan oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Falah dan tim medis serta warga," tulis surat tersebut.
 
Ninoy dalam surat itu menyebut bahwa luka memar dan lebam yang diklaim sebelumnya sebagai akibat penganiayaan, ternyata hanya kesalahpahaman. Ia menegaskan tak akan menuntut dan mempermasalahkan yang sempat viral tersebut dan telah sudah diselesaikan dengan baik.
 
"Demikian surat pernyataan ini saya buat berdasarkan kesadaran tanpa paksaan dari pihak manapun. Saya juga menyatakan terima kasih kepada DKM masjid Al Falah dan tim medis serta masyarakat," ujar Ninoy.
 
Polda Metro Jaya sejauh ini telah menetapkan 13 tersangka terkait kasus ini. Tiga dari belasan orang tersangka itu dijerat menggunakan UU ITE. Mereka terbukti merekam dan menyebarkan video Ninoy saat diinterogasi orang tak dikenal.
 
Sedangkan, tersangka AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, Fery alias F, dan Sekretaris Persaudaraan Alumni (PA) 212 Bernard Abdul Jabbar dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan Pasal 335 KUHP.
 

 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif