Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Polisi Selidiki Dugaan Pemadaman Listrik Akibat Kejahatan Siber

Nasional listrik padam
Cindy • 14 Agustus 2019 22:43
Jakarta: Kepolisian menduga ada kejahatan siber terkait kasus pemadaman listrik yang terjadi di Jawa Barat, Banten, dan Jakarta, Minggu, 4 Agustus lalu. Saat ini, polisi tengah menyelidiki dugaan tersebut.
 
"Saya bilang sama beliau (Direktur Cyber Crime Brigjen Pol Albertus Rachmad Wibowo) dan jajaran tolong dilidik apakah ini hanya blackout biasa di Jakarta atau ada hubungannya dengan kejahatan siber," kata Kabareskrim Polri Komjen Idham Azis di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019.
 
Idham mengingatkan kejadian pemadaman listrik massal yang dikarenakan kejahatan siber pernah terjadi di beberapa negara. Di antaranya di ibu kota Venezuela, Caracas dan di New York, Amerika Serikat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sangat mungkin kita di Indonesia terjadi," sambung Mantan Kapolda Metro Jaya itu.
 
Polri terus mendalami kasus pemadaman listrik masalah oleh PT PLN (Persero) pada Minggu,4 Agustus 2019. Saat ini sejumlah saksi telah dimintai keteranganya.
 
"Dari Polda Jawa Tengah yang berkolaborasi dengan tindak pidana tertentu Direktorat Siber dari Puslabfor (Pusat Laborotorium Forensik) kurang lebih 20 saksi (yang diperiksa)," ujar Kabagpenum Mabes Polri Kombes Asep Adi, di Gedung Divisi Humas, Jakarta Selatan, Jumat, 9 Agustus 2019.
 
Orang-orang tersebut dipastikan dapat dipertanggungjawabkan kesaksiannya. Lantaran saksi diambil dari sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
 
Baca:Polisi Janji Kasus Pemadaman Listrik Rampung Dua Pekan
 
"(Saksi dari) karyawan (PLN) dan warga di sekitar (TKP)," tutur Asep.
 
Pemadaman listrik serentak di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten, terjadi hampir 12 jam. Pemadaman berawal dari gangguan pada saluran udara tegangan ekstra tinggi 500 kV Ungaran-Pemalang. Selain itu, terjadi gangguan pada gas turbin 1-6 di Suralaya dan di Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Cilegon.
 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif