Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo. ANTARA FOTO/Aditya P Putra
Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo. ANTARA FOTO/Aditya P Putra

Komjen Listyo Harus Punya Komitmen Berantas Korupsi dan Pungli

Nasional polri Calon Kapolri
Al Abrar • 16 Januari 2021 13:07
Jakarta: Komjen Listyo Sigit Prabowo diusulkan menjadi calon tunggal Kapolri oleh Presiden Jokowi. Banyak tantangan yang akan dihadapi Listyo salah satunya adalah pemberantasan korupsi dan pungli di tubuh Polri. 
 
“Ini harus jadi perhatian utama memberantas sifat koruptif di kepolisian yang cenderung menggunakan kewenangannya secara komersial, sehingga banyak polisi gendut. Jadi, harus ada komitmen tinggi dari Kapolri baru untuk memberantas korupsi dan pungli di tubuh Polri,” kata Pakar Hukum Pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar saat dihubungi pada Sabtu, 16 Januari 2021.
 
Maka dari itu, kata Fickar meminta Listyo mempunyai komitmen tinggi dalam memberantas korupsi dan pungli di tubuh Polri. Selain itu, Kapolri baru juga perlu membuat aturan disiplin yang ketat dan menegakkan secara ketat akan menjadi teladan bagi kepatuhan hukum masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Yang kesemuanya harus dilakukan secara terbuka sebagai bagian dari akuntability kepolisian yang digaji oleh uang rakyat,” ujarnya.
 
Baca: Tahapan Fit and Proper Test Calon Kapolri
 
Selain itu, Fickar mengingatkan sebagai penanggungjawab keamanan dalam negeri dan penegak hukum, Kapolri selalu menghadapi tantangan karena dampak dari kemajuan sebuah masyarakat. Untuk itu, jangan sampai polisi atau Kapolri terjebak menjadi alat kekuasaan.
 
“Karena dengan kewenangannya, tidak mustahil bisa dimanfaatkan untuk memukul lawan politik dengan mengkriminalisasi pihak lawan politik,” jelas dia.
 
Apalagi, lanjut Fickar, penunjukan Komjen Listyo Sigit sebagai calon tunggal Kapolri tentu sosok berpengalaman dan dekat dengan Presiden Jokowi. Karena, Listyo merupakan mantan Ajudan Presiden Jokowi tahun 2014. 
 
Fickar tak soal Listyo melewati beberapa angkatan seperti halnya Tito Karnavian dalam menjabat Kapolri. Asal kata dia, dalam kinerja bersikap profesional. 
 
“Saya kira ini kecenderungan yang wajar sepanjang didukung oleh profesionalisme sang calon, karena Presiden pasti akan memilih yang lebih muda darinya dan dekat untuk memudahkan komunikasi. Karena itu, ini tidak boleh disalah gunakan polisi menjadi alat kekuasaan politik,” ujarnya.
 
Tahapan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan calon tunggal Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo telah digelar sejak Kamis, 14 Januari 2021. Komisi III DPR memeriksa transaksi keuangan Listyo.
 
Kemudian pada Senin, 18 Januari 2021, Komisi III DPR akan menggelar rapat dengar pendapat umum dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Rapat mengenai proses pengajuan calon Kapolri hingga rekam jejak Listyo.
 
Pada Selasa 19 Januari 2021, Listyo akan memaparkan makalah terkait visi dan misi Polri ke depan. Rangkaian diakhiri dengan tanya jawab fit and proper test terhadap Listyo.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif