Ratna Sarumpaet Kehilangan Nafsu Makan
Tersangka kasus pembuat berita bohong Ratna Sarumpaet. Foto: Medcom.id/Dian Ihsan Siregar
Jakarta: Tersangka kasus pembuat berita bohong Ratna Sarumpaet batal diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Ia mengaku tidak sehat.

"Saya tidak bisa makan," kata Ratna dengan muka lemas saat keluar dari ruang penyidik di Mapolda Metro Jaya, Senin, 22 Oktober 2018. 

Ratna masuk ruang pemeriksaan pukul 14.28 WIB. Hanya sejam di dalam, ia keluar pukul 15.31 WIB. 


Kuasa Hukum Ratna, Insank Nasruddin, mengaku meminta penyidik menunda pemeriksaan kepada kliennya. Pemeriksaan ditunda hingga besok. 

"Kita minta kepada penyidik untuk ditunda besok, Selasa, 23 Oktober 2018 pukul 16.00 WIB," ujar Insank.

Insank menyebut kliennya tidak nafsu makan dalam beberapa hari belakangan. Kondisinya lemas. 

"Setelah ditahan ini kondisi makannya agak sulit, nafsu makannya agak berkurang. Tadi di ruang penyidik dikasih kue," beber Insank.

(Baca juga: Masa Tahanan Ratna Sarumpaet Diperpanjang)

Ratna rencananya diperiksa hari ini terkait pembiayaan operasi plastik yang dilakukan di Rumah Sakit Khusus (RSK) Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkapkan keterangan Ratna tidak sesuai dengan keterangan saksi. 

"Jadi, belum ada kesesuaian antara keterangan dari Ibu Ratna. Misalnya, berkaitan dengan operasi pertama. Lalu, apa ada operasi kedua? Pembiayaannya dari mana? Masih seputar operasi dan kita lakukan tambahan-tambahan pemeriksaan," kata Argo Yuwono.

Ratna menjadi tersangka setelah menyebarkan informasi bohong dengan mengaku dianiaya sejumlah orang di Bandung, Jawa Barat pada Selasa, 21 September 2018. Namun, pada tanggal itu, polisi menemukan Ratna sedang dirawat usai operasi plastik di Jakarta. 

Atas kebohongannya, ia dikenai Pasal 14 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ia terancam hukuman 10 tahun penjara. 

(Baca juga: Staf Ratna Sarumpaet Diperiksa Besok)
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id