Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Lerai Keributan, Polwan di Kalteng Diduga Dipukul Prajurit TNI

Nasional tni polri polwan polisi tni-polri
Siti Yona Hukmana • 07 Desember 2021 12:22
Jakarta: Gesekan antara personel TNI-Polri kembali terjadi. Kali ini, prajurit TNI diduga memukul polisi wanita (polwan), Bripda Tazkia Nabila, di Kalimantan Tengah (Kalteng).
 
Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Eko Saputra menjelaskan awalnya Tim Pengurai Massa (Raimas) tengah patroli rutin terkait protokol kesehatan (prokes). Dalam patroli itu, Tim Raimas menemukan kerumunan.
 
"Ada keributan dan dilerai, tetapi dipukul," kata Eko saat dikonfirmasi, Selasa, 7 Desember 2021. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Eko tidak membeberkan kronologi pertikaian dengan detail. Dia hanya menjelaskan kasus itu telah diselesaikan kedua pihak. 
 
Baca: Bentrokan TNI-Polri Tak Cukup Diselesaikan dengan Bermaafan
 
"Oknum yang terlibat pertikaian akan ditindak sesuai hukum yang berlaku," ujar Eko.
 
Sementara itu, informasi yang beredar di media sosial Instagram, keributan terjadi pada Sabtu malam, 4 Desember 2021. Personel Raimas yang berpakaian dinas lengkap menjumpai kerumunan di Jalan Tjilik Riwut KM 02 di depan Cafe & Sport  Bar. 
 
Anggota Tim Raimas, Bripda Niko Laos, turun dari mobil untuk melerai perkelahian di lokasi. Namun, Bripda Niko mendapat perlawanan dari orang-orang yang mengaku sebagai anggota Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 631/Antang. Bripda Niko Laos dipukul di bibir dan kepala bagian belakang. 
 
Polwan, Bripda Tazkia Nabila, juga dipukul di kepala bagian belakang serta memiliki luka memar di tangan kiri. Sejumlah anggota Raimas lainnya yang ikut melerai juga dipukuli. Demi keselamatan, Tim Raimas mundur.
 
Kejadian itu dilaporkan kepada Provos Yonif Raider 631/Antang, tetapi tidak direspons dengan baik.Petugas piket Provos Yonif Raider 631/Antang disebut tertawa sambil bermain game saat mendengar laporan. Mereka menyebut tidak ada anggota Yonif Raider 631/Antang yang keluar pada malam itu. 
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif