Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen usai diskusi kantor PB HMI kawasan Pasar Rumput, Jaksel. Foto: MTVN/Nur Azizah
Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen usai diskusi kantor PB HMI kawasan Pasar Rumput, Jaksel. Foto: MTVN/Nur Azizah

Kivlan Jadi Saksi Untuk Tersangka Percobaan Pembunuhan

Nasional kasus makar
Siti Yona Hukmana • 14 Juni 2019 21:51
Jakarta: Tersangka dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen tengah diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Ia dimintai keterangan sebagai saksi atas tersangka percobaan pembunuhan Habil Marati (HM).
 
"Informasi sore ini dilakukan pemeriksaan terhadap Kivlan Zen untuk dijadikan sebagai saksi terhadap tersangka HM," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 14 Juni 2019.
 
Baca Juga:Motif Dugaan Pembunuhan Berencana Kivlan Zen Diselidiki

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Argo mengatakan, Kivlan sudah berada di ruang penyidik. Pemeriksaan sedang berlangsung.
 
"Ya sedang diperiksa," ujarnya.
 
Habil Marati disebut sebagai donatur eksekutor empat pejabat negara yang menjadi target pembunuhan. Ia menyerahkan uang Rp60 juta kepada para calon eksekutor. Namanya disebut dalam investigasi majalah Tempo yang berjudul 'Tim Mawar dan Rusuh Sarinah' yang terbit pada Senin, 10 Juni 2019.
 
Baca Juga:Kivlan Zen Diperiksa Soal Senjata Api
 
Habil kini telah ditangkap polisi. Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary mengatakan Habil Marati berperan sebagai pemberi uang kepada mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zen sebesar SGD15 ribu atau setara Rp150 juta.
 
Merujuk laporan Tempo, Kivlan memberikan uang itu kepada anak buahnya, Iwan Kurniawan alias Helmi Kurniawan untuk membeli senjata laras panjang dan pendek. Senjata itu disebut untuk menembak mati Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif