Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Wali Kota Yogyakarta Terus Ingatkan Antikorupsi ke PNS

Nasional OTT KPK
Ahmad Mustaqim • 20 Agustus 2019 05:00
Yogyakarta: Seorang Pegawai Negeri (PNS) di Pemerintahan Kota Yogyakarta disinyalir ikut terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.
 
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengaku telah mendengar kabar tersebut. Dirinya pun menyatakan prihatin terkait kejadian itu.
 
Menurut Haryadi, ia kerap mengingatkan para PNS untuk tidak melakukan tindakan tak terpuji, termasuk melakukan praktik rasuah. Ia mengharapkan seluruh pihak yang berada di bawah kepemimpinannya bisa lebih mawas diri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi wilayah bebas korupsi, pakta integritas, itu selalu diingat lah harapan saya terhadap teman-teman di Pemkot Yogyakarta," kata Haryadi lewat sambungan telepon, Senin malam, 19 Agustus 2019.
 
Ke depan, Haryadi akan mengedepankan sikap mawas diri terhadap seluruh jajarannya. Sebagai pelayan rakyat, kata dia, PNS harus bisa bekerja dengan menghindari perbuatan yang menabrak hukum.
 
"Kita ingatkan kepada jajaran pemerintah kota Yogyakarta untuk tidak mudah tergiur dengan hal-hal yang melanggar hukum. Kalau sudah melanggar, proses hukum kita hormati," tandas Haryadi.
 
Sebelumnya, juru bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan adanya OTT terhadap empat orang yang terdiri dari unsur penegak hukum, rekanan, dan pegawai negeri sipil (PNS). Tim lembaga antirasuah juga menyita sejumlah uang yang diduga bagian dari transaksi suap.
 
Meskipun, Febri belum menjelaskan detail praktik rasuah yang melibatkan empat orang itu. Saat ini, tim masih berada di lokasi penangkapan. “Para pihak yang diamankan tengah diperiksa intensif di lokasi,” jelas Febri.

 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif