Jumpa pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Jumpa pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Polisi Sita Rp6 Juta dari Perusuh di Petamburan

Nasional Demo Massa Penolak Pemilu
Fachri Audhia Hafiez • 22 Mei 2019 15:41
Jakarta: Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut sejumlah orang sudah ditangkap atas dugaan biang kerusuhan dalam aksi menolak hasil Pemilu 2019. Polisi turut menyita uang senilai Rp6 juta.
 
Tito mengungkapkan dari kerusuhan di Asrama Polri Petamburan, polisi menangkap sejumlah orang dan barang bukti. "Mereka mengaku ada yang membayar," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Jalan Medan Merdeka Barat 15, Jakarta Pusat, Rabu, 22 Mei 2019.
 
Tito mengungkapkan orang yang ditangkap tersebut diduga sebagai pelaku atau provokator pemicu kerusuhan. Sebagian orang yang ditangkap bertato di tubuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga:Polri: Kerusuhan di Petamburan Settingan)
 
Selain kerusuhan di Asrama Polri Petamburan, massa turut menyerang Asrama Polri Cideng, Jakarta Pusat."Ada juga di Jatinegara ada yang bakar ban di jalan. Kurang lebih 50-100 orang, kemudian bisa dibubarkan," ucap Tito.
 
Sebelumnya, kerusuhan pecah di kawasan Sarinah, Tanah Abang, hingga Petamburan. Massa melemparkan batu ke arah petugas kepolisian hingga membakar ban. Asrama Brimob di kawasan Petamburan pun jadi sasaran pedemo.
 
Penegak hukum sempat mengeluarkan tiga kali peringatan agar massa mundur dan membubarkan diri sebelum menembakkan gas air mata.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif