Juru bicara KPK Febri Diansyah. ANT/Reno Esnir.
Juru bicara KPK Febri Diansyah. ANT/Reno Esnir.

KPK Periksa Dua Polisi Terkait Kasus Pencucian Uang

Nasional pencucian uang
Juven Martua Sitompul • 09 Juli 2019 10:46
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Mugi Sekar Jaya. Perwira menengah (Pamen) Polri itu akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus tindak pidana pencucian uang yang menjerat Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif (ALA).
 
"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ALA," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 9 Juli 2019.
 
Baca: KPK Usut Keterlibatan Jaksa di Kasus Abdul Latif

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyidik juga memanggil Kanit Tipikor Polres Hulu Sungai Tengah Bripka Deny Murwanto. Dia juga akan dimintai keterangan untuk tersangka yang sama.
 
Belum diketahui jelas kaitan dua anak buah Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam kasus tersebut. Namun, kedua saksi diduga mengetahui penyamaran uang Bupati Hulu Sungai Tengah itu.
 
Abdul Latif ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap dan gratifikasi terkait pembangunan ruang kelas I, kelas II, VIP, dan Super VIP di RSUD Damanhuri. Abdul diduga menerima uang sebesar Rp23 miliar dari sejumlah proyek di wilayah Pemkab Hulu Sungai Tengah.
 
Baca: 12 Kendaraan Hasil Pencucian Uang Abdul Latif Disita
 
Dalam pengembangan perkara, Abdul kembali ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang. Abdul disinyalir menyamarkan uang haram yang diterimanya menjadi sejumlah aset. Abdul disangkakan melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif