Personel Satlantas Polres Serang memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan. Foto: Antara/Asep Fathulrahman.
Personel Satlantas Polres Serang memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan. Foto: Antara/Asep Fathulrahman.

Rekaman Video dari Seragam Polantas Bisa Dijadikan Bukti Pelanggaran

Nasional polri lalu lintas
Candra Yuri Nuralam • 15 Oktober 2019 06:48
Jakarta: Kasie STNK Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Arif Fazlurrahman mengatakan rekaman video yang direkam dari kamera yang tersemat pada seragam polisi lalu lintas (polantas) bisa menjadi bukti pelanggaran lalu lintas. Pelanggar tidak bisa mengelak jika diperlihatkan rekaman kesalahannya.
 
"Body kamera ini merupakan salah satu alat identifikasi yang nantinya untuk merekam suatu bukti dalam bentuk rekaman video," kata Arif saat dihubungi, Senin, 14 Oktober 2019.
 
Arif mengatakan kamera tersebut bisa sebagai pemantauan atas tindakan suap yang kerap dilakukan oleh para pelanggar. Dengan pengadaan kamera ini, tindakan seperti itu bisa terekam dan bisa ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Rekaman tersebut akan langsung termonitor, kita ada namanya back office di Traffic Management Centre (TMC) atau pusat data. Sehingga semua aktivitas petugas yang menggunakan body camera maupun yang terekam body camera bisa termonitor dari back office," ujar Arif.
 
Kamera ini beroperasi selama 8 sampai 12 jam tanpa henti. Kamera ini juga terkoneksi dengan internet yang bisa langsung terhubung dengan TMC Polda Metro Jaya dan bisa di-streaming secara langsung.
 
Kamera juga mempunya memori penyimpanan yang bisa digunakan untuk memperlihatkan rekaman kesalahan. Hal itu, kata Arief, diadakan untuk mengantisipasi daerah yang minim sinyal.
 
Petugas yang menggunakan body camera pun bisa meminta bantuan jika diperlukan. Kamera itu mempunya tombol panik yang bisa memberikan sinyal antara petugas dengan TMC Polda untuk berkomunikasi.
 
"Jadi petugas yang menggunakan body camera itu memencet emergency button, nanti di back office akan keluar notifikasi bahwa ada kondisi darurat. Nanti kita juga bisa cek pada saat itu kondisi daruratnya apa dengan melihat kamera di petugas," terang Arif.
 
Saat ini, penggunaan body camera sudah masuk tahap uji coba. Jalan tol menjadi target uji coba penggunaan body camera.
 
"Karena banyaknya permasalahan-permasalahan yang terjadi di dalam jalan tol. Jalan tol ini kan sarana lalu lintas, sesekali ada berbagai kasus pidana, pelanggaran hukum yang menggunakan jalan tol ini sebagai sarana," tutur Arif.
 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif