ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Polisi Tangkap Rampok Bermodus Gembos Ban

Nasional perampokan
Candra Yuri Nuralam • 23 November 2019 07:18
Jakarta: Polda Metro Jaya menangkap seorang pria bernama KY alias Ion, 32, yang merupakan spesialis perampokan bermodus gembos ban. KY sering mengincar nasabah bank.
 
"Ini kelompok Palembang dan dia sudah residivis, sudah melakukan di beberapa tempat kejadian perkara (TKP). Dia mengaku baru dua kali beraksi," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 22 November 2019.
 
Yusri mengatakan, KY bekerja bersama tiga orang rekannya saat beraksi. Saat ini ketiga orang teman lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu korban KY adalah seorang wanita bernama Novi, yang ingin mengambil uang sebesar Rp61 juta di Bank Mandiri di bilangan Kebagusan pada awal tanggal 1 Oktober 2019. Novi dimata-matai oleh rekan KY saat masuk ke bank.
 
"Ada satu teman KY yang bertugas untuk nanya ke korban (Novi) di dalam bank, dia bertanya keperluannya di bank untuk apa dan berapa uang yang ingin diambil," ujar Yusri.
 
Usai tahu nominal uang Novi, pelaku lantas memberitahu temannya di luar. Temannya sudah menyiapkan sebuah sandal yang disisipkan paku untuk menggembosi ban Novi.
 
"Teknisnya agak sedikit aneh, di sendalnya itu ditaro paku dan saat kendaraan mundur sendal digeser ke ban hingga gembos, jadi pas gitu, pas jalan kena ban" ujar Yusri.
 
Saat ban sudah gembos, rekan lainnya datang menghampiri Novi dengan menggunakan sepeda motor. Tugas pelaku yang ini untuk memberitahu Novi bahwa bannya bocor agar berhenti.
 
"Saat korban turun dari mobil untuk lihat kendaraanya dan tersangka lain ambil uang korban," tutur Yusri.
 
Melihat uang di dalam mobilnya sudah raib, Novi langsung melapor ke polisi. Polisi pun langsung bergerak cepat dan menangkap KY di sebuah warnet di bilangan Jakarta Timur.
 
"Kalau pelakunya bilang uang hasil perampokan itu dipakai untuk keperluan sehari-hari. Dia dapat Rp9 juta kata tersangka KY ini," kata Yusri.
 
Saat ini polisi masih mencari tiga rekan KY. Polisi juga sudah mengantongi identitas dan alamat tiga orang itu. Atas tindakannya, keempat tersangka diancam dengan Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif