Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). MI
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). MI

Pelibatan KPK di Gelar Kasus Djoko Tjandra Bukti Transparansi

Nasional kasus korupsi Djoko Tjandra
Fachri Audhia Hafiez • 13 Agustus 2020 10:16
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilibatkan Bareskrim Polri dalam gelar perkara kasus pembuatan surat jalan palsu dan penghapusan red notice Djoko Soegiarto Tjandra karena terkait gratifikasi. Komisi antikorupsi menyambut baik rencana tersebut.
 
"Model kinerja seperti ini sangat baik dalam peningkatan sinergi, koordinasi, dan supervisi antarlembaga pemberantasan korupsi," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango saat dihubungi, Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2020.
 
Nawawi memuji keseriusan Polri dalam menangani kasus Djoko. Penanganan perkara itu dinilai transparan dan penuh syarat keterbukaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Tersangka Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Segera Diumumkan
 
"Keterbukaan Bareskrim Polri tersebut ditunjukkan dengan mengirimkan surat ke KPK untuk mengajak bersama ekspos atau gelar perkara yang dimaksud," ujar Nawawi.
 
KPK telah menunjuk pejabat di Deputi Penindakan untuk menghadiri gelar perkara tersebut. Kegiatan itu rencananya bakal digelar Jumat, 14 Agustus 2020.
 
Polri sedianya gelar perkara kasus pembuatan surat jalan palsu Djoko pada Rabu, 12 Agustus 2020. Bareskrim Polri juga berencana menggelar perkara penetapan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait penghapusan red notice Djoko. Namun, kegiatan itu ditunda.
 
"Karena sesuatu dan lain hal maka pelaksanaan gelar perkara penetapan tersangka kasus surat jalan palsu Djoko Tjandra (berkas ke-3) hari ini batal," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono lewat keterangan tertulis, Rabu, 12 Agustus 2020.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif