Kadis Penerima Suap dari Remigo Diminta Mengembalikan Uang

Sunnaholomi Halakrispen 21 November 2018 16:00 WIB
ott kpk
Kadis Penerima Suap dari Remigo Diminta Mengembalikan Uang
Juru bicara KPK Febri Diansyah - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan pihak-pihak yang menerima uang dari Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu untuk kooperatif. Mereka diminta mengembalikan uang yang diterima. 

"Termasuk kepala dinas, kalau ada yang pernah menerima uang terkait dengan Pakpak Bharat ini, atau yang pernah disuruh meminta (uang), agar bersikap kooperatif kepada KPK," ujar Juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 21 November 2018.

Febri menyebut keterbukaan pihak-pihak yang menerima uang dapat membantu proses penyidikan KPK. Ini juga dapat meringankan secara hukum pada pihak-pihak penerima. 


"Mengembalikan uang tersebut kalau memang sudah pernah diterima. Karena ini pasti akan kami hargai secara hukum," tutur dia. 

Baca juga: KPK Mengantongi Penyuap Remigo

KPK sebelumnya menetapkan tiga orang tersangka terkait kasus dugaan suap sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Pakpak Bharat. Ketiganya yakni Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolanda Berutu; Plt Kadis PUPR Pakpak Bharat, David Anderson Karosekali; dan pihak swasta Hendriko Sembiring.

Dalam kasus ini, Remigo diduga menerima suap sebesar Rp550 juta dari sejumlah proyek di wilayahnya. Uang Rp550 juta tersebut diterima Remigo dalam tiga ‎tahapan melalui pihak perantara. David Anderson dan Hendriko Sembiring diduga sebagai perantara. 

Remigo diduga menggunakan uang untuk mengamankan kasus yang menjerat istrinya di Polda Sumut. 

Atas perbuatannya, Remigo, David, Hendriko dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id