Kawasan JITC Tanjung Priok. Foto: Medcom/Yurike
Kawasan JITC Tanjung Priok. Foto: Medcom/Yurike

Tersangka Pungli di JICT Memperlambat Bongkar Muat Barang Jika Tak Diberi Uang

Nasional polri pungutan liar Pungli Tanjung Priok Penegakan Hukum
Yurike Budiman • 21 Oktober 2021 22:12
Jakarta: Tersangka pungutan liar (pungli), R, bakal memperlambat proses pengangkatan kontainer yang masuk ke JICT, Tanjung Priok, jika tak diberi uang. Modus ini dipakai tersangka agar menerima uang atas pemuatan peti kemas dari lapangan ke atas truk.
 
"Apabila tidak dikasih (uang) biasanya dilambatkan sehingga yang seharusnya dia dapat nomor antrean 1 kemudian dia lambat-lambatkan menjadi nomor 10 sehingga prosesnya jadi terhambat," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Sang Ngurah Wiratama, Kamis, 21 Oktober 2021.
 
Uang yang diterima tersangka dari pungli per satu truk sebesar Rp5 ribu. Tersangka menyimpan uang tersebut di sebuah boks yang digunakan untuk mengatur crane.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jumlahnya tidak besar, sekitar Rp5 ribu tapi kalau beberapa truk, ya cukup banyak juga kalau dikumpulkan," kata Wiratama.
 
Baca: Pelaku Pungli di JICT Jadi Tersangka
 
Kepada polisi, tersangka R mengaku berbuat pungli untuk menambah keuangannya. Dia mengaku baru satu bulan beraksi.
 
R ditangkap pada 20 Oktober 2021 di tempatnya bekerja. R merupakan karyawan outsourcing dari PT MTI, yang bekerja sebagai operator crane.
 
R dijerat pasal 368 KUHP tentang pemerasan dan terancam kurungan penjara maksimal 9 tahun.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif