Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri
Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri

KPK Temukan Bukti Signifikan di Apartemen Harun Masiku

Nasional OTT KPK
M Sholahadhin Azhar • 14 Januari 2020 20:43
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah apartemen eks calon anggota legislatif (caleg) PDI Perjuangan Harun Masiku. Sejumlah bukti suap disita.
 
"Hari ini, tim penyidik melanjutkan kegiatan penggeledahan dan hari ini masih berlangsung di sebuah apartemen yang dihuni oleh tersangka HAR (Harun Masiku)," kata plt juru bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Januari 2020.
 
Dia tak memerinci lokasi apartemen maupun bukti yang disita. Namun, Ali memastikan bukti tersebut merupakan dokumen yang berkaitan langsung dengan suap pergantian antarwaktu DPR.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dokumen yang signifikan. Dan itu antara lain untuk mencari tersangka Pak HAR," jelas Fikri.
 
KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan pada Rabu, 8 Januari 2020. Wahyu Setiawan diduga menerima suap untuk mengupayakan pergantian antarwaktu Harun Masiku.
 
KPK juga menyita uang Rp400 juta dalam pecahan mata uang dolar Singapura saat OTT di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Sebelumnya, Wahyu juga diduga telah menerima suap Rp200 juta.
 
Lembaga Antirasuah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Wahyu Setiawan dan orang kepercayaannya sekaligus mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Agustiani Tio Fridelina, menjadi tersangka penerima suap.
 
Kader PDI Perjuangan Harun Masiku dan pihak swasta, Saeful, menjadi tersangka penyuap. Saeful diduga menjadi staf di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
 

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif