Penyidik senior KPK Novel Baswedan memberikan keterangan pers setelah diperiksa sebagai saksi di gedung KPK, Jakarta. (Foto: ANTARA/Yulius Fitri Atmoko)
Penyidik senior KPK Novel Baswedan memberikan keterangan pers setelah diperiksa sebagai saksi di gedung KPK, Jakarta. (Foto: ANTARA/Yulius Fitri Atmoko)

Penyerang Novel Baswedan Diduga Terus Mengintai

Nasional novel baswedan
Siti Yona Hukmana • 24 Juni 2019 12:48
Jakarta: Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyebut dirinya kembali diintai oleh terduga penyerang. Pengintaian terjadi enam bulan setelah Novel kembali dari Singapura yakni pada Februari 2018.
 
"Setelah Novel balik dari Singapura berobat, itu orang yang diduga mengintai ketika 2017 datang lagi ke situ (rumahnya). Artinya, ini orang enggak kapok juga," kata anggota Tim Kuasa Hukum Novel, Alghiffari Aqsa kepada Medcom.id di Jakarta, Senin, 24 Juni 2019.
 
Menurut pengakuan Novel, kata Alghif, penyerang datang menggunakan mobil Avanza. Terduga disebut mirip dengan salah satu penyerang berdasarkan sketsa pelaku dari polisi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Orang itu mengambil video, dia mirip dengan orang gondrong yang disketsa oleh polisi," ujar Alghif.
 
Baca juga:Mata Novel Baswedan Kembali Bermasalah
 
Alghif mengatakan, peristiwa pengintaian itu diungkapkan Novel saat diperiksa pada Kamis, 20 Juni 2019 lalu di Gedung KPK, Jakarta Selatan. Kala itu, ia diajukan sejumlah pertanyaan oleh lima orang Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).
 
Mereka yakni, mantan Wakil Pimpinan KPK dan Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia, Indriyanto Seno Adji; Ketua Setara Institute, Hendardi; Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti; Mantan Komisioner Komnas HAM, Nur Kholis, dan Ifdhal Kasim. Pemeriksaan itu disaksikan juga oleh Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarief.
 
"Ini ada di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kemarin," aku Alghif.
 
Alghif berharap polisi maksimal menindaklanjuti pengakuan Novel atas pengintaian yang kembali terjadi itu. Ia tak ingin kasus serupa terjadi lagi.
 
Novel sebelumnya diserang orang tak dikenal pada Selasa, 11 April 2017, usai menjalani salat Subuh di Masjid Al-Ihsan di dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Namun, hingga hari ini polisi belum juga mengungkap pelaku atau otak intelektual dari teror tersebut.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif