Kekayaan Samanhudi Anwar Mencapai Rp8,5 Miliar

Juven Martua Sitompul 12 Juni 2018 10:29 WIB
ott kpk
Kekayaan Samanhudi Anwar Mencapai Rp8,5 Miliar
Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar/ANT/Wahyu Putro
Jakarta: Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar menjadi tersangka kasus dugaan suap izin proyek pembangunan sekolah lanjutan pertama di Blitar dengan nilai kontrak Rp23 miliar. Harta politikus PDI Perjuangan itu tercatat mencapai Rp8,5 miliar.

Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang tercatat dalam situs resmi acch.kpk.go.id, Samanhudi terakhir melaporkan harta kekayaan pada Juli 2015.

Ia tercatat memilki 14 bidang tanah di Kota Blitar dan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Aset tanah milik Ketua DPC PDI Pperjuangan itu mencapai Rp4,5 miliar bila diuangkan.


Samanhudi tercatat hanya memiliki mobil Toyota tahun pembuatan 1967 senilai Rp15 juta. Namun, dia memiliki usaha penyewaan lapangan futsal yang nilainya mencapai Rp6,5 miliar.

Baca: KPK Tahan Wali Kota Blitar

Wali Kota Blitar dua periode itu juga memiliki giro dan setara kas Rp244,2 juta. Samanhudi juga memiliki uutang sebesar Rp2,7 miliar.

Sedangkan seorang kepala daerah kader PDI Perjuangan lainnya, Bupati Tulungagung Syahri Mulyo memiliki kekayaan Rp1,1 miliar. Dia terakhir melaporkan pada 1 Oktober 2012.

Syahri memiliki harta tak bergerak berupa tanah senilai Rp789,3 juta. Calon Bupati Tulungagung periode 2018-2023 itu juga memiliki sejumlah kendaraan bermotor, yakni empat unit motor dan empat unit mobil berbagai merek dengan nilai Rp762,5 juta.

Baca: Bupati Tulungagung Menyerahkan Diri

Syahri juga memiliki harta bidang pertanian Rp3 juta dan logam mulia senilai Rp30 juta. Dia tercatat mempunyai giro Rp214,6 juta. Tak hanya harta, Syahri memiliki utang Rp654 juta.

Syahri diduga menerima fee proyek-proyek pembangunan infrastruktur peningkatan jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung.





(OJE)