Empat tersangka yang terlibat pembunuhan dan tawuran di Cilincing, Jakarta Utara. Medcom.id/Yurike Budiman
Empat tersangka yang terlibat pembunuhan dan tawuran di Cilincing, Jakarta Utara. Medcom.id/Yurike Budiman

Tawuran Antarwarga Cilincing Dipicu Saling Ejek

Nasional tawuran
Yurike Budiman • 24 Juli 2020 20:56
Jakarta: Polres Metro Jakarta Utara menangkap empat pelaku tawuran antarwarga di Cilincing, Jakarta Utara. Tawuran yang menyebabkan satu orang tewas itu dipicu saling ejek antara kelompok warga Gang Buntu dan Gang BS yang sering berinteraksi.
 
"Mungkin ada oknum yang tidak suka dengan oknum yang lain, kemudian membawa kelompok. Saling mengejek secara fisik (langsung), bukan lewat media sosial," terang Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto di Mapolres Jakarta Utara, Jumat, 24 Juli 2020.
 
Empat orang yang ditangkap yakni HB, 30, JP, 21, ES, 27 dan IK, 30. Keempatnya menjadi tersangka penganiayaan hingga tewas dan tawuran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pelaku sudah mempersiapkan senjata tajam yang dipakai untuk tawuran. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Penyidik memeriksa sejumlah saksi yang ada di TKP.
 
"Kami melakukan pemeriksaan terhadap lima saksi. Kami kembangkan dari situ, kemudian tim bisa mengidentifikasi tersangka diduga melakukan penganiayaan berat," ujar Budhi.
 
Tiga pelaku masih dalam pengejaran polisi dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Tiga buronan tersebut ialah JL, AS, dan AD.
 
Baca: Tawuran Antarwarga Cilincing Tewaskan Satu Orang
 
Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa sebuah parang, satu celurit, dan tiga buah helm yang digunakan untuk tawuran.
 
Warga yang menjadi korban tersebut berasal dari kelompok Gang BS, Kalibaru, Cilincing. MRF, warga Gang Buntu, juga mengalami luka berat.
 
Tersangka HB, 30, warga Gang Buntu, disangkakan pasal pembunuhan. Ia dijerat Pasal 338 KUHP dan Pasal 170 Ayat (2) ke-3 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
 
IK, 30, yang merupakan warga Gang BS, dikenakan Pasal 351 Ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Dua pelaku lainnya, JP, 21 dan ES, 27, dijerat Pasal 358 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.
 
"Tersangka JP dan ES, memang kita jerat walaupun pada saat itu tersangka tidak turut serta dalam tawuran secara aktif. Namun, dia berada di lokasi tawuran, tidak melerai juga," kata Budhi.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif