Ilustrasi penangkapan. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi penangkapan. Medcom.id/M Rizal

Komplotan Penjual Surat Sehat Covid-19 Palsu Ditangkap

Nasional penipuan Virus Korona virus corona
Siti Yona Hukmana • 15 Mei 2020 16:04
Bali: Polda Bali menangkap komplotan penjual surat keterangan bebas virus korona (covid-19). Surat itu dijual kepada warga atau pengendara agar bisa menembus penyekatan kendaraan untuk larangan mudik.
 
"Dijual kepada para penumpang mobil travel Manik Mas berpelat DK 8888 AAA dengan harga Rp25 ribu per surat," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Syamsi dalam keterangannya, Jumat, 15 Mei 2020.
 
Pelaku juga menjual kepada pengendara sepeda motor. Namun, harga yang dipatok komplotan itu empat kali lipat tarif untuk penumpang travel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kepada pengendara sepeda motor dijual Rp100 ribu," ujar Syamsi.
 
Komplotan tindak pidana penipuan dan pemalsuan dokumen itu beranggotakan tiga orang. Mereka ialah Ferdinand Marianus Nahak, 35; Putu Bagus Setya Pratama, 20; dan Surya Wira Hadi Pratama, 29. Ketiga pelaku warga Bali.
 
Baca: Polisi Selidiki Jual Beli Online Surat Sehat Covid-19
 
Ferdinand berperan mengisi identitas calon pembeli surat dan menandatangani surat dalam blangko dokter atas nama dr. Aulia Marlina. Putu berperan menyuruh pelaku Surya memperbanyak blangko surat keterangan sehat palsu tersebut. Sementara, Surya berperan menawarkan blangko kesehatan kosong dan memperbanyak surat keterangan sehat palsu.
 
Ketiganya ditangkap pada waktu yang berbeda. Ferdinand ditangkap saat membagikan surat kepada penumpang mobil travel sekitar pukul 00.30 WITA, Kamis, 14 Mei 2020. Ferdinand mengaku mendapatkan surat palsu dari Putu. Sementara, Putu mengaku mendapat surat keterangan kesehatan yang diduga palsu tersebut dari pelaku Surya.
 
Surya mengaku komplotan ini berawal saat Putu membawa blangko kosong ke toko percetakannya untuk diedit. Surya memperoleh biaya pencetakan surat Rp1.000 per lembar.
 
Surya menawarkan Putu untuk memperbanyak blangko surat kesehatan yang telah dibuatnya. Setelah blangko kesehatan diperbanyak, Putu memberikan ke pelaku Ferdinand untuk diperjualbelikan.
 
"Ketiga pelaku diamankan berikut barang bukti ke Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk," ungkap Syamsi.
 
Baca: RS Mitra Keluarga Minta Iklan Surat Bebas Covid-19 Dicabut
 
Aksi komplotan ini terendus dari sebuah surat yang bertuliskan dari Rumah Sakit Mitra Keluarga diperjualbelikan di sebuah platform toko online. Surat yang dituliskan surat sehat bebas covid-19 itu tersebar di aplikasi percakapan WhatsApp.
 
Dalam postingan tersebut, surat bebas covid-19 dijual dengan harga Rp70 ribu dan sudah dilihat 14 akun pembeli. Foto surat itu bercap air www.suratdokterindonesiaaa.blogspot.com.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif