Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Disebut Terima Rp89 Miliar, Mardani H Maming Tercatat Sebagai Pemilik Saham PT PAR

Nasional Kasus Suap kasus korupsi Penegakan Hukum Pemberantasan Korupsi
Nia Deviyana • 14 Mei 2022 10:01
Banjarmasin: Mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming disebut menerima uang sebesar Rp89 miliar dalam kasus suap izin usaha pertambangan (IUP) di  Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel). Uang tersebut diterima Mardani melalui perusahaan yang ia miliki sahamnya, yakni PT Permata Abadi Raya (PAR) dan PT Trans Surya Perkasa (TSP).
 
Hal tersebut terungkap dalam kesaksian Christian Soetio yang merupakan adik mantan Direktur Utama PT Prolindo Cipta Nusantara (PCN), Henry Soetio. Dia hadir dalam sidang lanjutan kasus suap di Pengadilan Tipikor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat, 13 Mei 2022. Hadir pula terdakwa kasus tersebut, yaitu eks Kepala Dinas ESDM Kabupaten Tanah Bumbu, Raden Dwidjono Putrohadi Sutopo.
 
Baca: Mardani H Maming Disebut Terima Rp89 Miliar di Kasus Suap Izin Tambang

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip data pemegang saham, nama keluarga Mardani H Maming tercatat sebagai pemilik saham mayoritas PT PAR sejak 8 Juli 2021. Dalam data pemegang saham tersebut tercatat nama kakak Mardani H Maming, yakni Syafruddin sebagai direktur dengan kepemilikan saham 340 lembar sebesar Rp 170 juta.
 
PT PAR dimiliki mayoritas oleh PT Batulicin Enam Sembilan Pelabuhan sejak 13 Oktober 2015 hingga 8 Juli 2021. Nama Mardani H Maming tercata sebagai pemegang saham PT Batulicin Enam Sembilan.
 
Dalam data pemegang saham tersebut disebutkan bahwa PT Batulicin Enam Sembilan dimiliki oleh Siti Maryani dengan jumlah 24.386 lembar saham sebesar Rp 12.193.000.000. Siti Maryani merupakan ibu dari Mardani H Maming yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum BPP HIPMI.
 
Selain Siti Maryani, nama adik Mardani H Maming yakni Rois Sunandar tercatat memiliki jabatan sebagai Direktur PT Batulicin Enam Sembilan dengan jumlah lembar saham sebanyak 15.243 sebesar Rp 7.621. 500.000.
 
Sedangkan, Mardani H Maming tercatat sebagai Komisaris PT Batulicin Enam Sembilan dengan jumlah lembar saham sebanyak 21.340 sebesar Rp 10.670.000.000.
 
Sebelumnya, keterangan Christian menjadi perhatian anggota hakim Pengadilan Tipikor Ahmad Gawi. Pasalnya, Christian mengaku mengetahui adanya aliran dana kepada eks Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming melalui PT Permata Abadi Raya (PAR) dan PT Trans Surya Perkasa (TSP).
 
PT PAR dan TSP bekerja sama dengan PT PCN dalam hal pengelolaan pelabuhan batu bara dengan PT Angsana Terminal Utama (ATU). Mardani H Maming disebut sebagai pemilik saham PAR dan TSP.
 
Christian menduduki posisi Dirut PT PCN menggantikan posisi kakak kandungnya Henry Soetio yang telah meninggal dunia pada Juni 2021. Christian menjadi saksi dalam sidang tersebut bersama Manajer Operasional PT Borneo Mandiri Prima Energi (BMPE) Suryani dan pegawai PT PCN Muhammad Khabib.
 
“Saksi tadi menyampaikan bahwa dana yang mengalir ke Mardani totalnya berapa?,” tanya hakim Tipikor, Jumat, 13 Mei 2022.
 
“Ratusan miliar, yang mulia. Mohon maaf yang mulia, transfer ke Mardani, tapi transfernya ke PT PAR dan PT TSP,” kata Christian.
 
Chirstian mengaku mengetahui aliran dana itu karena pernah membaca pesan WhatsApp dari Henry Soetio yang ditujukan kepada Resi, pegawai bagian keuangan PT PCN. Resi diperintahkan mentransfer duit ke Mardani lewat PT PAR dan TSP.
 
“Ada berapa kali perintah itu?” cecar Ahmad Gawi.
 
“Yang saya tahu di WA berkali-kali yang mulia,” jawab Christian.
 
“Berapa totalnya?” tanya Ahmad Gawi.
 
“Total yang sesuai TSP dan PAR itu nilainya Rp89 miliar yang mulia,” ucap Christian Soetio.
 
Angka tersebut merupakan jumlah yang dia kutip berdasarkan laporan keuangan PT PCN. Adapun transfer dana tersebut berlangsung sejak 2014.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif